Forgot Password Register

Narkoba Jenis Katinon Mulai Marak di Indonesia, Ini Alasannya

Kepala BNN Irjen Heru Winarko (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi) Kepala BNN Irjen Heru Winarko (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen Heru Winarko mengatakan narkotika jenis katinon mulai marak di Indonesia. Padahal jenis ini masih jarang digunakan pengguna asal Indonesia, dan lebih banyak digunakan oleh orang asing.

"Memang katinon ini kebanyakan penggunanya adalah bukan orang Indonesia, orang asing," ujar Heru di Gedung BNN Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta, Rabu (30/5/2018).

Baca juga: BNN Musnahkan 98,5 Kg Narkotika Bermodus Kiriman Paket dari Belgia

Heru menilai semakin meningkatnya penggunaan katinon tak lepas dari semakin bertambahnya jumlah wisatawan di Indonesia, sehingga berimbas kepada banyaknya penggunaan katinon yang masuk ke tanah air.

"Jadi memang mungkin karena wisata banyak ke Indonesia, banyak meningkat katinon ini, jadi kebanyakan rata-rata penggunanya bukanlah orang Indonesia, itu yang kita temukan," kata Heru.

Seperti diketahui, narkoba jenis katinon ini pernah digunakan artis Raffi Ahmad, namun dalam tipe dan bentuk yang berbeda. Raffi menggunakan jenis katinon yang telah dimodifikasi, sedangkan hasil temuan BNN adalah katinon jenis tumbuhan dan masih asli.

"Nah itu (narkoba Raffi) katinon bukan alami atau herbal seperti ini, kalau itu sintetis dan berupa kapsul, dan waktu itu memang jenis itu belum ditetapkan sebagai bahan atau golongan yang termasuk dalam narkoba," ujar Deputi Pemberantasan BNN Arman Depari.

Baca juga: Sembilan TKI Diusir dari Malaysia karena Positif Narkoba

Arman juga memastikan instansinya akan berkerja keras lebih keras untuk membendung peredaran narkoba jenis ini.

"(Masyarakat lokal) bisa (jadi peminat), justru karena itu dari awal, sejak dini kita sudah harus lakukan pencegahan," katanya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More