Forgot Password Register

Headlines

Natal dan Tahun Baru di Depan Mata, Harga Sembako Bakal Naik Enggak Ya?

Natal dan Tahun Baru di Depan Mata, Harga Sembako Bakal Naik Enggak Ya? pedagang di pasar tradisional (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Selama ini sobat Pantau pasti sudah mengikuti perkembangan nilai tukar rupiah yang naik gara-gara perang dagang Amerika Serikat-China. 

Bahkan, sampai-sampai Bank Indonesia terus menaikkan suku bungan acuan agar iklim investasi di tanah air tetap terjaga. Tapi sobat, sepertinya memang PR kita tak hanya persoalan naik-turunnya rupiah. Ada deretan pekerjaan yang wajib kita tahu juga sobat yakni soal harga kebutuhan pokok yang biasanya kaum emak-emak suka teriak sehabis dari pasar.

Rupanya memang ini juga jadi catatan lho dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef).

"Pada triwulan IV-2018 masih ada Natal dan Tahun Baru, itu merupakan konsumsi rumah tangga yang kuncinya ada pada stabilitas harga kebutuhan pokok dan elastisitas kesempatan kerja," kata Direktur Eksekutif Indef, Enny Sri Hartati, Rabu (7/11/2018).

Baca juga: Gaji Tinggi Belum Tentu Mapan Lho Kalau Tak Penuhi Syarat Berikut (Bagian I)

Menurut Enny, geolak harga beras menjadi potensi yang dapat mengganggu stabilitas harga kebutuhan pokok.

"Produksi beras Oktober, November, Desember menurut BPS prediksinya defisit, artinya tidak terjadi panen raya dan pasokannya relatif menurun. Ini harus diantisipasi bagaimana pemerintah punya instrumen stabilitasi harga beras sampai akhir tahun," kata dia.

Selain itu, dampak pelemahan nilai tukar rupiah terhadap inflasi yang berasal dari luar negeri (imported inflation) juga perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Baca juga: Rupiah Mulai Pulih Nih, Yang Punya Dolar Jangan 'Iseng'

Enny berpendapat "imported inflation" akibat pelemahan kurs belum tertransmisikan selama triwulan II-2018 dan triwwulan III-2018 karena masih digunakannya harga bahan baku yang lama.

"Setelah tiga bulan, ini pasti juga akan dimasukkan kepada harga pokok produksi yang baru. Sehingga ini yang harus diantisipasi ke depan bagaimana harga kebutuhan masyarakat tidak naik," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More