Forgot Password Register

Nilai Ekspor Kulit Sepatu Tanah Air 'Meroket'

Nilai Ekspor Kulit Sepatu Tanah Air 'Meroket' Perajin memproduksi sepatu kulit (Foto:Antara/Aditya Pradana Putra)

Pantau.com - Ekspor kulit, barang jadi kulit dan alas kaki Indonesia ke berbagai negara, menjadi bisnis yang menjanjikan. Jika tahun 2016 ekspor barang-barang ini senilai 5,01 miliar AS, pada 2017 tumbuh 6,53 persen menjadi 5,36 miliar dolar AS.

"Peningkatan kinerja ekspor Indonesia untuk barang-barang ini melebihi pertumbuhan nilai ekspor dunia yang hanya sebesar 0,19 persen," kata Gati Wibawaningsih, Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah (IKM)  melalui keterangannya di Jakarta, Jumat (4/5/2018).

Gati mengatakan, kenaikan ini jelas memberikan harapan besar bagi para pelaku industri alas kaki dan barang dari kulit.

"Hal ini menunjukkan bahwa industri kulit, barang jadi kulit dan alas kaki Indonesia memiliki kekuatan daya saing di atas rata-rata dunia,"ujarnya.

Baca juga: Jajaran Pengusaha Muda Ini Sukses Tanpa Modal Dari Orangtua

Pertumbuhan industri alas kaki di Indonesia saat ini berkembang pesat, terlihat dari sebaran IKM alas kaki di Indonesia yang mencapai kurang lebih 32.562 IKM dengan sebaran tenaga kerja sebanyak 113.907.

Secara makro, dalam periode lima tahun (2012-2016) terjadi peningkatan signifikan terhadap konsumsi perkapita masyarakat indonesia terhadap alas kaki yang semula hanya 1,8 pasang menjadi 3,3 pasang per tahun.

"Melihat potret pasar saat ini, artinya rata-rata kebutuhan sepatu orang Indonesia lebih dari tiga pasang per tahun. Dan di masa datang konsumsi alas kaki akan semakin meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan tingkat kemakmuran (daya beli)," jelas Gati.

Berdasarkan World Footwear Market 2016, Asia masih mendominasi 87 persen produksi alas kaki dunia dan Indonesia pada posisi ke-4 dengan total produksi satu miliar pasang lebih atau sekitar 4,4 persen kontribusi produksi alas kaki dunia.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More