Pantau Flash
Ahsan/Hendra Raih Gelar Juara Dunia 2019
Hasil MotoGP Inggris 2019: Alex Rins Terdepan, Marquez Kedua
Soal Pemindahan Ibu Kota, Kemendagri Sebut Belum Tentukan Letak Pastinya
Putin Perintahkan Kemhan Rusia Balas Uji Coba Peluru Kendali AS
Catat! Ini Janji Menko Luhut Soal Solusi Masalah Sawit Indonesia

Nilai Ekspor Digital RI Tak Capai Sepertiga Jika Dibanding Malaysia

Nilai Ekspor Digital RI Tak Capai Sepertiga Jika Dibanding Malaysia Bendera Malaysia. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Laporan Perdagangan Digital Hinrich Foundation mencatat nilai ekspor barang dan jasa virtual yang dimungkinkan oleh ekonomi digital, seperti e-commerce, mencapai Rp28 triliun (US $ 2 miliar).

Mitra AlphaBeta, Genevieve Lim mengungkapkan nilai tersebut hanya 1 persen dari nilai ekspor Indonesia saat ini. 

"Nilai ini relatif rendah bahkan dibandingkan dengan ekonomi tetangga," ujarnya dalam laporan dalam diskusi The Digital Komodo Dragon di Graha Niaga Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

Baca juga: Yang Baru Lulus, Buruan... PLN Buka Lowongan Kerja Nih

"Misalnya, meskipun ukuran PDB Indonesia tiga kali lebih besar dari Malaysia, nilai ekspor digitalnya kurang dari sepertiga dari Malaysia," imbuhnya.

Kendati demikian, Genevieve mengungkapkan nilai tersebut berpotensi tumbuh lebih besar jika dikelola dengan tepat.

"Tetapi nilai ini dapat tumbuh dengan cepat dalam kondisi yang tepat," ungkapnya.

Baca juga: Segera! Mobil Bisa 'Gilas' Tol Layang Jakarta-Cikampek

Terutama kata dia, kebijakan atau aturan yang diterapkan untuk perdagangan digital harus mendukung proses ekspor ini. Pasalnya potensi ekspor melalui platform digital cukup besar. 

"Untuk memaksimalkan pengembalian investasi di masa depan dari perdagangan digital, maka hambatan perdagangan digital perlu dikurangi, seperti potensi pengenaan bea masuk pada impor produk digital," katanya. 

Pihaknya mencatat, ekspor digital bisa berkembang hingga 768 persen dari level saat ini hingga mencapai nilai 240 triliun Rupiah (USD 18 miliar) pada tahun 2030.


Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: