Pantau Flash
Resmi! Jokowi-Ma'ruf Jadi Presiden dan Wakil Presiden 2019-2024
Marquez Juara GP Jepang, Honda Raih Gelar Konstruktor MotoGP 2019
Presiden Jokowi Janji Umumkan Nama Menteri Kabinetnya Besok
Jelang Pelantikan Presiden, Bus Transjakarta Alihkan Sejumlah Rute
TNI-Polri Kerahkan Armada Udara Pantau Situasi Pelantikan Presiden

Panglima TNI Sebut Penerapan Hujan Buatan di Riau Efektif Kurangi Asap

Panglima TNI Sebut Penerapan Hujan Buatan di Riau Efektif Kurangi Asap Pesawat melakukan operasi hujan buatan dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

Pantau.com - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan penerapan teknologi modifikasi cuaca hujan buatan yang didukung TNI Angkatan Udara mampu mengurangi asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Riau.

"TMC (teknologi modifikasi cuaca) semuanya berjalan efektif dan sudah bisa mengurangi asap yang ada di Riau," kata Hadi Tjahjanto seusai berziarah di Makam Jenderal Besar Soedirman di Taman Makam Pahlawan Kusumanegara, Yogyakarta, Kamis (19/9/2019).

Baca juga: Wilayah Ini Ditaksir Merugi hingga Rp50 Triliun Akibat Asap Karhutla

Hadi mengatakan penerapan modifikasi cuaca untuk menangani karhutla di Riau juga didukung water bombing dari unit water helikopter TNI AU serta pasukan TNI AD untuk memastikan titik api.

Selain itu, menurut dia, personel yang diterjunkan di Riau juga telah ditambah kekuatannya menjadi 5.800 personel yang terdiri atas 2.200 TNI dan 2.220 dari Polri.

"Kemudian dari unsur-unsur pecinta lingkungan dan termasuk pos-pos yang ada di Riau ada 120 pos dan sudah kita tambah 30 pos lagi sesuai dengan laporan hotspot yang dilaporkan," kata dia.

Hingga saat ini, Hadi mengatakan sudah ada 44 titik api yang bisa dipadamkan. Kendati sudah padam, upaya masih terus dilakukan untuk menangani asap yang masih muncul dari lahan gambut. "Hanya asap saja, apinya sudah hilang," kata dia.

Baca juga: Akhirnya, Hujan Buatan Guyur Riau

Upaya yang sama juga dilakukan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Untuk membuat hujan buatan di wilayah itu, menurut dia, tim yang diterjunkan masih berupaya mencari awan-awan aktif yang dapat disemai menjadi hujan.

"Termasuk pasukan darat yang ada di Palangka Raya dan Pontianak terus bekerja untuk mematikan titik-titik api sesuai dengan hasil monitoring dari satelit," kata Hadi.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - TIH
Category
Nasional

Berita Terkait: