Pantau Flash
Semua Anggota Polri Dilarang Pamer Kekayaan di Media Sosial
Luhut Panjaitan: Kami Nggak Mau Teknologi Kelas 2 Datang ke Indonesia
Banderol Marko Simic Terlalu Tinggi untuk Sepak Bola Indonesia
Kadin Bentuk Tim Satgas Imbas Eskalasi Perang Dagang AS-China
China Tepis Laporan New York Times Soal Tawanan Pengungsi Muslim Uighur

Pantau Grafis: Emotional Eating, Definisi 'Lapar Mata' yang Sesungguhnya

Pantau Grafis: Emotional Eating, Definisi 'Lapar Mata' yang Sesungguhnya Emotional eating (Ilustrasi: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Sebagai manusia ada saatnya kita mengingkan sesuatu walau sebenarnya kita tidak membutuhkan itu. Misalnya saja saat kita menginginkan makanan jenis tertentu karena didorong faktor psikologis, bukan saat tubuh kita membutuhkannya.

Di mata masyarakat luas, kondisi biasa dikenal dengan istilah lapar mata. Sementara dalam dunia psikologi, keadaan seperti ini biasa dikenal dengan istilah emotional eating. Dilansir dari laman womenshealthmag.com dalam sebuah penelitian yang diterbitkan International Journal of Behavioral Medicine, kebanyakan dari kita mengonsumsi makanan secara berlebihan karena adanya dorongan psikologis (emosional).

Emotional eating juga dapat membuat kita tak bisa mengontrol nafsu makan karena sedang stres atau dalam masalah. Lalu sebenarnya apa saja yang menyebabkan emotional eating itu? Mari simak infografis berikut ini.


Infografis mengenal definisi emotional eating (Infografis: Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Tim Pantau
Editor
Amin Hayyu Al Bakki
Penulis
Amin Hayyu Al Bakki
Category
Visual

Berita Terkait: