Forgot Password Register

Pantau Video: Geger! Pemilik Toko Play Station Aniaya Anggota TNI AU di Medan

Pantau Video: Geger! Pemilik Toko Play Station Aniaya Anggota TNI AU di Medan Illustrasi garis polisi. (Foto: Flickr)


Pantau.com - Seorang pemilik toko servis Play Station bernama Jhoni (34) menganiaya seorang anggota TNI AU di Jalan Zein Hamid, Medan, Sumatera Utara pada Minggu 23 September 2018.

Kejadian ini bermula ketika anak Pelda Muhammad Chalik (45) mengantarkan Play Station miliknya yang rusak untuk diservis di toko milik Jhoni. Disana anak korbanpun menyerahkan Play Station itu kepada pelaku dengan tanda terima, yang pada saat itu belum ditentukan berapa biaya servis, karena terlebih dahulu harus diperiksa dimana kerusakannya.

Cekcok pun terjadi ketika sang anak hendak membatalkan service karena biayanya dianggap terlalu mahal. Pihak Jhoni meminta uang charge sebesar Rp100 ribu. Karena tak memiliki uang sebanyak itu, si anak kemudian pulang dan memberitahukan hal tersebut ke ayahnya, Pelda Muhammad Chalik.

Baca Juga: Pantau Video: Seorang Perempuan Nekat Terobos Konvoi Jokowi dan Acungkan Jari Tengah

Komandan Lanud Soewondo Kolonel Pnb. Dirk Poltjen Lengkey saat dikonfirmasi, Selasa (25/9/2018) menjelaskan, bahwa perkelahian tersebut dimulai saat Jhoni terbakar emosi dan memukul Muhammad Chalik menggunakan sebuah tongkat baseball. Setelah itu pemilik toko menyekap Pelda Muhammad Chalik di sebuah ruangan.

Korban yang dalam kondisi luka kemudian menghubungi rekannya anggota TNI AU Lanud Soewondo. Tak lama setelah itu beberapa anggota mendatangi toko tersebut untuk menjemput korban, namun dihalangi pemilik toko yang melempari anggota TNI AU.

Baca Juga: Pantau Video: Viral! Aksi Seorang Pria di Bandung: Aing Persib, Gue Persija, Jakarta Dama

Jhoni sang pelaku, sebelumnya pada Senin 24 September 2018 telah mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada TNI AU Lanud Soewondo sebesar-besarnya. Ia juga berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.

"Saya meminta maaf setinggi-tingginya, kepada pihak keluarga korban, atas penyekepan yang saya lakukan secara bersama-sama. Saya mengakui perbuatan saya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi, serat menghormati TNI dalam hal ini TNI AU," ujarnya Jhoni.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More