Pantau Flash
Cabor Menembak Sempat Terkendala Pajak Impor Peluru
Menko PMK Perkirakan 10 Juta Orang Butuh Kartu Pra Kerja
Safawi Rasid Dicoret dari Timnas U-22 Malaysia
LRT Beroperasi Komersil Mulai 1 Desember dengan Tarif Rp5000
Iwan Bule Lepas Timnas U-22 Indonesia ke SEA Games 2019

Para Keluarga Kaya di Dunia Khawatir Resesi di Tahun 2020

Para Keluarga Kaya di Dunia Khawatir Resesi di Tahun 2020 Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Keluarga paling kaya di dunia mulai panik dengan perang dagang antara Amerika Serikat-China, Brexit, populisme dan perubahan iklim dan memegang lebih banyak uang cash, kata satu survei mengenai kantor keluarga oleh manager kekayaan terbesar di dunia.

Sebanyak 42 persen perusahaan keluarga yang didirikan untuk mengelola kekayaan satu atau lebih keluarga kaya telah meningkatkan simpanan uang kontan mereka tahun ini, kata survei yang dilakukan oleh 360 kantor keluarga oleh Bank Swiss UBS dan Campden Wealth Research.

Total simpanan uang kontan adalah 7,6 persen dari penanaman modal kantor keluarga pada 2019, naik 70 poin dasar dari setahun sebelumnya.

Baca juga: Pertamina Jamin Stok Avtur untuk Helikopter Pembom Air di Sumatera

55 persen eksekutif kantor keluarga memperkirakan resesi bisa terjadi di tahun 2020, 63 persen percaya Brexit adalah negatif buat Inggris sebagai tujuan penanaman modal dalam jangka panjang dan 84 persen berpendapat populisme takkan pudar sampai tahun depan.

"Kantor keluarga memiliki pandangan suram mengenai berbagai peristiwa geopolitik," kata Sara Ferrari, Kepala Family Office Group UBS yang dilansir Reuters.

Baca juga: Boeing Klaim Tetap Bayar Kompensasi Rp2 Miliar untuk Keluarga Korban

Sebanyak 53 persen kantor keluarga memandang perubahan iklim sebagai satu ancaman terbesar buat dunia, dan generasi baru yang mengelola uang keluarga menempatkan penanaman modal berkelanjutan pada tingkat teratas dalam agenda, kata survei tersebut.

Pandangan kantor keluarga tidak perlu berbeda dari pandangan penanam modal kelembagaan dana pensiun, asuransi dan dana kekayaan kedaulatan atau pandangan manager aset yang membantu menanam uang mereka, kata Ferrari.

"Tapi kantor keluarga memiliki keluwesan lebih besar dalam penanaman modal mereka, tak terlalu terikat pada indeks tolok-ukur khusus dan cenderung untuk menanam molda pada aset cair jangka-panjang," katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: