Forgot Password Register

Headlines

Pasca Dolar Naik, Berikut Harga Pangan Impor di Pasar

Komoditas Pangan Impor Bawang Putih (Foto:Pantau.com/Ratih Prastika) Komoditas Pangan Impor Bawang Putih (Foto:Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Pasca kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang menyentuh Rp14.000 belum ada pengaruh terhadap harga-harga komoditas bahan pangan impor di pasaran. Salah satu di antaranya yakni bawang putih.

Salah satu pedagang bumbu-bumbuan, Heri (28) mengatakan belum ada kenaikan pada harga bawang putih terutama menjelang ramadan ini. Ia menambahkan, harga bawang putih relatif stabil. 

"Harganya masih biasa aja, perkilo Rp32.000 yang kupas Rp36.000, terakhir naik sebulan sebulan lalu," ujarnya saat ditemui Pantau.com di Pasar Mampang, Jakarta Selatan, Rabu (9/5/2018).

Baca juga: Duh! Pensiun Dari BNN, Buwas Malah Jual Kopi 'Ganja'

Penjual lainnya Taufik (41) juga mengatakan belum ada kenaikan harga bawang putih. Ia menambahkan, kenaikan harga dolar tidak akan langsung memberikan dampak jika stok bawang putih masih mencukupi.

"Sekarang per kilo jual Rp28.000, harganya masih aman kan ada tim pengendalian pangan gitu, naik biasanya kalau stoknya kurang," ungkapnya.

Selain itu, harga daging sapi atau daging kerbau import juga masih stabil. Salah satu penjual daging di Pasar Mampang, Ismail (52) mengatakan belum ada kenaikan harga.

"Kalau daging beku (impor) memang jarang yang cari tapi harganya masih stabil Rp80.000, biasanya yang beli yang punya kartu KJP karena ada potongan harga," ungkapnya.

Baca juga: Dolar Naik, Makan Daging Makin Mahal

Komoditas impor lainnya yakni kedelai. Salah satu pedagang tahu atau olahan kedelai, mengatakan belum ada pengaruh terhadap produk olahan kedelai.

"Masih biasa harganya segitu aja enggak ada kenaikan, tahu yang isi 10 ini jualnya Rp5.000 seperti biasa," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More