Forgot Password Register

PBB Kutuk Keras Bomber di Afghanistan yang Merenggut 19 Nyawa

PBB Kutuk Keras Bomber di Afghanistan yang Merenggut 19 Nyawa Ilustrasi PBB (Foto: Reuters/Brendan McDermid)

Pantau.com - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengutuk serangan bunuh diri di Afghanistan Timur sehari sebelumnya sehingga menewaskan sedikitnya 19 warga sipil.

Ketika berbicara melalui Wakil Juru Bicaranya Farhan Haq, Guterres mengatakan setiap serangan yang ditujukan kepada warga sipil tak bisa dibenarkan dan merupakan pelanggaran jelas terhadap hukum kemanusiaan.

Baca juga: AS Sebut Suriah Bisa Jadi Lokasi Kerjasama dengan Rusia, Asal Pasukan Iran Dihilangkan

Ia mendesak semua pihak agar memikul kewajiban mereka untuk melindungi warga sipil, termasuk masyarakat minoritas, dan berhenti menyerang warga sipil serta instalasi sipil, demikian laporan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Selasa pagi.

Kebanyakan korban serangan Ahad adalah masyarakat Hindu dan Sikh di Afghanistan.

Pemimpin PBB tersebut berjanji badan dunia itu membela rakyat dan Pemerintah Afghanistan saat mereka berjuang mencapai perdamaian dan perujukan bagi negara mereka.

Baca juga: Bentrok dengan Kanselir Merkel Soal Imigran, Mendagri Jerman Mengundurkan Diri

Ia juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mendoakan mereka yang cedera agar cepat sembuh.

Seorang pembom bunuh diri menyerang rombongan orang Sikh dan Hindu dalam perjalanan mereka untuk bertemu dengan presiden Afghanistan di Kota Jalalabad, Afghanistan Timur, pada Ahad. Tak kurang dari 19 orang tewas dan 20 orang lagi cedera, termasuk anak kecil.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More