Forgot Password Register

PDIP Sebut Soeharto Dalang Kasus TKA, Golkar: Zaman Bung Karno Juga Ada!

PDIP Sebut Soeharto Dalang Kasus TKA, Golkar: Zaman Bung Karno Juga Ada! Politisi Golkar Ichsan Firdaus (foto: Pantau.com / Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Pernyataan politisi PDIP Adian Napitupulu yang menyebut kebijakan masa Orde Baru sebagai 'dalang' dari membludaknya kasus tenaga kerja asing langsung ditanggapi dingin oleh politisi Golkar  Ichsan Firdaus. 

"Kalau menurut saya enggak usah terlalu dijauh-jauhkan ke arah (kebijakan Orde Baru) situlah," tutur Ichsan Firdaus kepada Pantau.com saat dikonfirmasi di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta Selatan, Kamis, 26 April 2018. 

Politisi Golkar itu mengatakan, komentar Adian dianggap sesuatu yang berlebihan, karena menurut dia persoalan TKA telah ada sejak dulu, tidak hanya era Soeharto, sebelumnya zaman Soekarno juga telah ada.

"Maksud saya komentar (Adian Napitupulu) seperti itu terlalu jauh dan kemudian aspeknya telalu berlebihan, komentar jangan seperti itulah," imbuhnya.

"Tenaga kerja asing itu kan bukan hanya zaman Pak Harto, setiap zaman juga ada, memang di zaman pada awal-awal kemerdekaan kita tidak punya tenaga kerja asing, kemudian ada waktu jaman Dewan Benteng, zaman Bung Karno itu sudah ada," jelasnya.

Baca juga: PDIP Sebut Kebijakan Soeharto 'Dalang' di Balik Kasus Tenaga Kerja Asing

Wakil Ketua DPR-RI Komisi IX mengatakan, itu bukanlah inti permasalahan yang ada saat ini, yang terpenting adalah bagaimana pemerintah mampu mengelola penggunaan TKA dengan tepat dan tidak menganggu penggunaan tenaga kerja lokal di Indonesia yang mesti diberdayakan semaksimal mungkin.

"Kedua, jangan sampai tenaga kerja asing ini itu tidak diawasi, karena dari sisi proposinya tadi Menakertrans (Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi) juga kepala BKPM bahwa itu baru sekitar 0,1 persen saja jadi tidak terlalu banyak peningkatan yang signifikan," terangnya.

Lebih lanjut mantan Staf Ahli di DPR itu menilai penting pemerintah membatasi lebih jauh tentang bagaimana membatasi TKA sesuai dengan kebutuhan di Indonesia, "Lalu selanjutnya tenaga kerja asing ini jelas kompetensinya, jangan kemudian tidak dibiarkan seluas-luasnya harus ada pembatasan," tutupnya. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More