Pantau Flash
Akibat Demo Catalan, Partai El Clasico Diundur
Mahathir Mohamad Dipastikan Hadiri Pelantikan Jokowi-Ma'ruf
Nasihati Anak Muda, Jack Ma: Kebanyakan Orang Pintar Ingin Menang
KPK Geledah Kantor Dinas PU Medan
Sainsbury Akan Stop Berjualan Kembang Api

Pelatih: Minions Harus Pintar Pilih Gelar Juara

Pelatih: Minions Harus Pintar Pilih Gelar Juara Kevin/Marcus. (Foto: Badminton Indonesia)

Pantau.com - Pelatih ganda putra, Herry Iman Pierngadi, tidak menarget pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya untuk selalu menang dalam setiap kejuaraan. Dia mengatakan, Minion harus bisa memilih turnamen mana yang setidaknya memiliki poin besar untuk dimenangkan.

Pelatih yang akrab disapa Herry IP itu mengatakan, saat ini setiap turnamen yang diikuti sudah masuk ke dalam penghitungan poin menuju Olimpiade. Oleh karena itu, pasangan peringkat satu dunia setidaknya bisa meraih gelar juara pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 di Swiss, Agustus mendatang.

“Ini adalah satu kendala yang agak dilemma karena mereka ada (turnamen) yang wajib diikuti. Jadi solusinya pengaturan pengiriman pemain, jadi peak performance-nya dimana, mau juara dimana. Tidak bisa seperti dulu,” ucap Herry saat ditemui di pelatnas Cipayung, Jakarta, Rabu (29/5/2019).

“Dalam rangka perhitungan poin Oimpiade, semua pemain mempersiapkan yang terbaik. Tapi menurut saya peak performance-nya harus diatur, jangan semua turnamen mau juara. Kalau bisa juara bagus, kalau tidak ya tidak apa-apa,” dia menjelaskan.

Baca Juga: Kevin/Marcus Kehilangan Fighting Spirit


Herry IP pun mengaku tidak khawatir dengan kritikan yang nantinya muncul jika Marcus/Kevin gagal meraih juara di turnamen terbuka. Maklum saja, Minions yang menempati ranking satu dunia memang kerap menjadi harapan Indonesia untuk meraih gelar juara.

“Saya tidak mau memikirkan komentar atau konsumsi untuk netizen. Kita jangan selalu terbawa suasaa yang selalu diinginkan netizn di media sosial. Karena ini dalam rangka menuju Olimpiade,” kata dia.

“Turnamen memang penting tapi tidak semua bisa kita penuhi karena ini jelang Olimpiade. Saya harap pencinta bulu tangkis mengerti. Event jelang Olimpiade itu beda, karena ini hitungan poin,” lanjut pelatih yang dijuluki Coach Naga Api tersebut.

Baca Juga: Pelatih Akui Penurunan Performa Marcus/Kevin, Inikah Penyebabnya?


“Dua tahun lalu dengan sekarang posisi Minions beda. Dulu mereka dari zero ke hero. Orang kaget. Nah, sekarang orang sudah tahu, momen itu yang harus diatur, bagaimana mengatur peak mereka,” dia menambahkan.

Namun sebelum terjun di Kejuaraan Dunia 2019, Marcus/Kevin akan lebih dulu bertanding di tiga turnamen yakni Indonesia Open (16-21 Juli), Jepang Open (23-28 Juli), serta Thailand Open (30 Juli – 4 Agustus).

“Cukup lah persiapannya sampai Kejuaraan Dunia. Hampir dua pekan seperti persiapan kita menuju Piala Sudirman,” papar Herry IP.


Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Reporter
Reza Saputra
Category
Olahraga

Berita Terkait: