Pantau Flash
Korsel Kucurkan USD74 Juta Garap Sistem Antidrone Antisipasi Ulah Korut
Menteri Energi Arab Saudi Targetkan Produksi Minyak Pulih Akhir September
Hindari Asap Karhutla, Satwa Liar Banyak Masuk ke Permukiman Warga
Karhutla di Indonesia Diprediksi hingga Akhir September
Data: Tren Penggunaan Robot pada Industri Indonesia Naik

Pelatih PSM Usai Cukur Lao Toyota: Kami Harus Lebih Efisien

Pelatih PSM Usai Cukur Lao Toyota: Kami Harus Lebih Efisien Pelatih PSM Makassar, Darije Kalezic. (Foto: Pantau.com/Anugerah Ali Rizky)

Pantau.com - PSM Makassar berhasil membungkam tamunya Lao Toyota pada matchday kedua Grup H AFC Cup 2019 di Stadion Pakansari, Cibinong, Rabu (13/3/2019). Tim berjulul Juku Eja itu menang dengan skor telak 7-3.

PSM yang tengah berburu kemenangan memang tampil menekan sejak awal babak pertama. Hasilnya, laga baru berjalan 12 menit, Willem Jan Pluim sukses merobek jala gawang Lao kawalan Outthilath Nammakhoth.

Sayangnya, gol tersebut hanya bertahan dua menit. Lewat serangan balik cepa, Kazuo Homma sukses memanfaatkan lemahnya lini belakang Juku Eja sebelum menaklukkan Rivky Mokodompit untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Namun, PSM kembali unggul 2-1 pada menit 21 melalui sepakan Zulham Zamrun. Menerima umpan terobosan Eero Markkanen, mantan pemain Timnas Indonesia itu langsung melepaskan tembakan kaki kiri yang mengujam deras ke gawang Lao Toyota. Skor 2-1 bertahan hingga jeda.

Pada paruh kedua, PSM semakin menaikkan intensitas serangan mereka. Runner-up Liga 1 2018 ini pun sukses mencetak lima gol tambahan melalui Pluim (59’), Markkanen (61’, 70’), Ferdinand Sinaga (80’), serta Marc Klok (85’). Sementara itu, tim tamu mampu mencetak satu gol di pengujung laga melalui Homma.

Meski mampu meraih kemenangan telak, pelatih PSM, Darije Kalezic, mengaku timnya sempat gugup di awal pertandingan. Hal ini, kata dia, juga terjadi saat Juku Eja menghadapi Home United pada matchday pertama Grup H beberapa waktu lalu.

Baca Juga: AFC Cup 2019: PSM Makassar Hajar Lao Toyota 7-3

“Kami memulai pertandingan dengan sedikit nervous tapi setelah 15-20 menit kami mulai memainkan gaya bermain kami. Tentu menjadi pertanyaan kenapa kami tampil nervous? Mungkin karena ini baru di kompetisi ini,” ungkap Kalezic.

Selain itu, Kalezic juga menyayangkan sejumlah peluang emas yang gagal dikonfersi menjadi gol. Tercatat, setidaknya ada lima peluang yang bisa menjadi gol bagi PSM pada pertandingan hari ini.

Tidak hanya itu, pelatih asal Bosnia tersebut juga menyayangkan lemahnya barisan bertahan PSM. Dia merasa, dua dari tiga gol yang dicetak Lao seharusnya tidak terjadi. Oleh karena itu, dia menegaskan akan mencoba untuk lebih efisien pada laga selanjutnya.

“Di babak kedua kami banyak membuat kami mencetak banyak gol. Tapi seharusnya kami bisa mencetak lebih banyak gol dan kebobolan lebih sedikit. Ini yang akan kita perbaiki. Semoga kedepannya kita bisa lebih efektif,” terang Kalezic.

Dengan hasil ini, PSM untuk sementara menempati posisi dua Grup H dengan raihan empat poin. Willem Pluin dan kawan-kawan hanya kalah selisih gol dari Kaya FC di posisi pertama. Tim asal Filipina itu sukses meraih kemenangan 5-0 kontra Home United. Selanjutnya, PSM akan Kaya FC di Stadion Pakansari, Selasa 2 April mendatang.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Tatang Adhiwidharta
Reporter
Reza Saputra
Category
Olahraga

Berita Terkait: