Forgot Password Register

Pemerintah Indonesia Bakal Tingkatkan Wirausaha UKM, Ini Targetnya

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram. (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika) Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram. (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com Pemerintah melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah atau UKM menargetkan wirausaha baru tumbuh sekitar empat persen dari jumlah penduduk Indonesia pada tahun 2018 dan 5 persen pada akhir 2019.Pemerintah Indonesia Bakal Tingkatkan Wirausaha UKM, Ini Targetnya

"Target kita untuk tahun ini empat persen. Akhir 2019, ditargetkan mencapai lima persen," ujar Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram saat pembukaan Ansor Fair 2018 di Green Pramuka Square, Jakarta Pusat, Minggu (22/4/2018).

Baca Juga: Upayakan Kemandirian, Kementerian Koperasi Dorong GP Ansor Dalami E-commerce

Pihaknya mengaku dalam tiga tahun Pemerintahan Jokowi-JK jumlah Usaha Kecil Mikro (UKM) di Indonesia tumbuh luar biasa. Sehingga pihaknya optimistis dapat mencapai target yang telah ditetapkan.

"Dari tahun 2014 jumlahnya hanya sekitar 1,6juta, 3 tahun setelah pemerintahan Jokowi-JK meningkatk, 3,1 persen dari jumlah penduduk," katanya.

"Jadi peningkatan yang luar biasa, nah ini tentunya akan terus kita tingkatkan dengan target akhir 2019 paling tidak bisa bisa mencapai angka lima persen dari jumlah penduduk," imbuhnya.

Sebelumnya Agus juga mengatakan pihaknya sudah menyediakan berbagai fasilitas untuk melatih kemampuan wirausaha.

"Ada beberapa program yang mungkin bisa diakses, pertama pelatihan silakan bila pemuda Ansor ingin melakukan pelatihan kewirausahaan, koperasi, vokasional maupun manajerial, bisa di fasilitasi," tambah Agus saat sambutan dalam acara yang sama.

Begitu juga untuk pemasaran, menurutnya sudah lebih mudah dengan perkembangan e-commerce. Pihaknya juga menyediakan pelatihan khusus untuk pengetahuan mengenai e-commerce.

"Untuk pemasaran kalau belum ada ruang, sekarang era informasi; bisnis bisa tanpa ruang, waktu dan jarak, melalui e-commerce, melalui online," katanya.

Kemudian untuk modal untuk koperasi bisa difasilitasi di Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB). "Ada fasilitas untuk koperasi yang meminjam modal untuk koperasi 7 persen bunganya, untuk pelaku usaha sudah berbadan hukum 4 persen," pungkasnya.

Baca Juga: Dorong Jiwa Wirausaha Muda, Ansor Fair 2018 Berjalan Semarak

Share :
Komentar :

Terkait

Read More