Pantau Flash
Sesmenpora: Tidak Mungkin Indonesia Juara Umum Sea Games
Parah! Oknum Satpol PP Bobol Bank DKI Sejak Mei dengan Kerugian Rp32 Miliar
Indonesia Alami 3271 Kali Bencana Alam Selama Tahun 2019
Gali Septic Tank, Buruh Bangunan di Papua Temukan Ratusan Amunisi Artileri
Catat! Ada Denda Rp300 Ribu Jika Anda ‘Ngasal’ Kendarai GrabWheels

Pemuda yang Bakar Nenek di Garut Ngaku Kesal Ditagih Utang Rp15 Ribu

Headline
Pemuda yang Bakar Nenek di Garut Ngaku Kesal Ditagih Utang Rp15 Ribu Konferensi pers kasus pemuda bakar seorang nenek (Foto: Antara)

Pantau.com - Kepala Kepolisian Resor Garut AKBP Budi Satria Wiguna menyatakan, seorang pemuda yang diduga nekad membakar seorang nenek di Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, karena kesal terhadap korban yang terus-terusan menagih utang sebesar Rp15 ribu.

"Motifnya pengakuan dari tersangka ini karena ditagih utang Rp15 ribu oleh korban," kata Kapolres saat jumpa pers pengungkapan kasus membakar seorang nenek di Banjarwangi, Garut, Senin (16/9/2019).

Baca Juga: Kesal Kerap Ditagih Utang Jadi Motif Pemuda Nekat Bakar Nenek di Garut

Ia menuturkan, tersangka inisial AA (22) ditangkap ketika hendak melarikan diri, Minggu (15/9) kemudian petugas menembak bagian kakinya karena berusaha melawan petugas.

"Karena ada perlawanan kita lakukan tindakan terukur," katanya.

Ia mengungkapkan, aksi tersangka membunuh seorang nenek bernama Iyah (60) warga Desa Jayabakti, Kecamatan Banjarwangi, Garut, sudah direncanakan sebelumnya, Sabtu (14/09).

Pengakuan tersangka, kata Kapolres, karena korban menagih utang kepada ibu pelaku sebesar Rp15 ribu, kemudian pelaku tidak terima perbuatan korban yang menagih utang kepada ibunya.

"Mungkin karena ada bahasa yang tidak enak, lalu anaknya tidak terima dan membunuh korban," katanya.

Kapolres mengungkapkan, korban yang menagih utang itu terjadi pada dua pekan sebelum kejadian pembunuhan.

Pelaku, kata dia, melakukan rencana untuk membunuh korban dengan cara melukai korban dengan  golok, setelah diketahui tidak bergerak, korban dibawa ke gubuk lalu dibakar.

"Jadi korban diketahui tidak bergerak, setelah itu dibawa ke gubuk lalu dibakar," tandasnya.

Baca Juga: 5 Kasus Pembunuhan Misterius di Indonesia yang Belum Terungkap

Akibat perbuatannya itu pelaku ditahan di Markas Polres Garut untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut, berikut mengamankan barang bukti berupa golok, sepatu boot, celana, kaos dan korek api gas yang digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: