Forgot Password Register

Headlines

Penampakan Underpass Tugu Ngurah Rai yang Habiskan Rp209 Miliar

Underpass Tugu Ngurah Rai (Foto: Instagram/KemenPUPR) Underpass Tugu Ngurah Rai (Foto: Instagram/KemenPUPR)

Pantau.com - Agenda Internasional Monetery Fund World Bank (IMF-WB) di Bali banyak menyita banyak perhatian, khususnya soal masalah anggaran. 

Sebelumnya, Presiden Jokowi mengatakan, anggaran IMF-WB banyak digelontorkan untuk memperbaiki beberapa infrastruktur seperti, memperluas appron di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali, dipakai untuk membuat terowongan, persimpangan  yang ada di Bali sehingga tidak macet.

"Artinya, itu juga akan kita gunakan terus, terowongan dan appron untuk parkir bandara akan kita gunakan terus bukan sesuatu yang hilang," ucapnya.

Baca juga: Rupiah Nyaris Rp15.300, Sri Mulyani akan Sowan ke DPR Bahas Asumsi Rupiah di RAPBN 2019

Lebih lanjut kata dia, pembiyaan akomodasi para peserta tidak berasal dari Indonesia tapi membiayai dirinya sendiri. “Hotel bayar sendiri, makan bayar sendiri,” katanya.

Presiden Jokowi justru berharap Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group itu akan memperkuat promosi kita, promosi kita untuk tempat wisata yang ada di Indonesia.

"Saya  kira tujuannya ke sana," pungkasnya.

Baca juga: Jokowi Akhirnya Bersuara Soal Pro-Kontra IMF-WB 2018 di Bali

Dikutip instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumaha Rakyat Undepass Simpang Tugu Ngurah Rai yang dibangun untuk kegiatan IMF-WB ini memiliki manfaat yang siginifikan dalam transportasi di Bali.

"Andil besar dalam memperlancar transportasi dari dan ke Bandara Ngurah Rai ke lokasi acara pertemuan tersebut," tulisnya.

 

Underpass Tugu Ngurah Rai telah rampung dan diresmikan 22 September 2018 lalu dibangun oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VIII, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR sehingga bisa mengatasi persoalan kemacetan yg sering terjadi sekitar Bundaran Simpang Tugu Ngurah Rai.

Perlu diketahui, proyek underpass ini membutuhkan dana sebesar Rp209 miliar dari APBN 2018. Kemudian ada juga untuk melebarkan jalan Jimbaran-Uluwatu dan Klungkung-Panalokan. Lalu rehabilitasi batas kota Singaraja. Sehingga totalnya, proyek underpass, pelebaran jalan, dan rehabilitas batas kota mencapai Rp277 miliar. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More