Forgot Password Register

Headlines

Penasaran, PDIP Akan Konfirmasi Charles Soal Sembako 'Maut' di Monas

Politisi PDIP Charles Honoris (foto: Instagram / charleshonouris) Politisi PDIP Charles Honoris (foto: Instagram / charleshonouris)

Pantau.com - Meski Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono membantah tewasnya dua orang anak akibat berdesakan saat pembagian sembako di Monas, namun Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno bersama para fraksi PDIP lainnya mengaku akan tetap mengkonfirmasi Charles Honoris

"Oh iya dong (akan dikonfirmasi), kalau itu benar akan ramailah dibicarakan oleh teman-teman di fraksi," ujar Hendrawan saat dihubungi Pantau.com Selasa (1/5/2018).

Hendrawan mengaku pihaknya tidak tahu menahu terkait informasi adanya pembagian sembako di Monas khususnya yang dilakukan anggota fraksinya, dimana tersebar kupon yang tertera foto Charles.

Baca juga: Bagi Sembako di Monas Menelan Korban Jiwa, Charles Honoris Malah Minta Pemrov DKI Tanggung Jawab

Bahkan lanjut Hendra, kabar itu tidak pernah sampai dalam pembicaraan fraksi atau di grup WhatsApp fraksi PDIP DPR.

"Aneh juga (ada foto Charles) bagi kami, nanti saya akan cek betul ini, karena di WA fraksi belum ada, kalau itu sesuatu aneh pasti diperdebatkan, apa ini acara perorangan," tutur Hendrawan.

Dalam rapat Dewan Pimpinan Pusat (DPP), kata Hendra tidak ada pembicaraan terkait hal itu, "Enggak tahu, sampai hari kamis malam kan kami rapat dewan pimpinan pusat kami tidak tahu kalau ada acara seperti itu," sambungnya.

Baca juga: Gerindra Minta Kasus Pembagian Sembako 'Maut' di Monas Diusut Tuntas

Lebih jauh, saat Hendra diberikan kabar bahwa pembagian sembako itu menewaskan dua anak bernama Adinda Rizki dan Mahesya Janaedi, ia malah melontarkan tanggapan yang tak terduga.

"Wah gila, yang meninggal siapa, dua orang anak kecil itu, kok aneh, coba saya pasti akan (follow up ke Charles), karena saya baru buka WA-nya," sahut Hendrawan

Meski begitu, Hendra menebak bahwa kejadian itu tak lepas dari lalainya prosedur pembagian sembako, target dan pengawasan yang dilakukan pihak penyelenggara.

"Ada yang salah dengan penetapan target siapa yang berhak mendapatkan sembako, kan anak kecil tidak boleh mestinya masuk dalam krumunan massa yang besar, saya kira ada yang salah dalam metode pembagiannya," kata dia. 

Baca juga: Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Tewas Akibat Pembagian Sembako di Monas

Share :
Komentar :

Terkait

Read More