Pantau Flash
Sainsbury Akan Stop Berjualan Kembang Api
Timnas Panahan 'Downgrade' Target Medali di SEA Games 2019
Pertumbuhan Ekonomi China di Kuartal ke-3 Meleset dari Ekspektasi
Kementan Dorong Penambahan Satu Juta Petani Milenials
Pemkab Bekasi Minta Proyek LRT Diperpanjang hingga Cikarang

Pendiri Kaskus Sempat Terseret Kasus Pemalsuan Surat Tanah

Pendiri Kaskus Sempat Terseret Kasus Pemalsuan Surat Tanah

Pantau.com - Pendiri Kaskus, Andrew Darwis terseret kasus dugaan penipuan dengan modus pinjam uang. Bahkan, namanya itu juga sempat terseret dalam kasus dugaan pemalsuan surat tanah. Hanya saja dalam kasus itu, direktur keuangannya yakni Susanto yang menjadi pihak terlapor.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan dalam kasus pemalsuan surat tanah itu ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Selain itu, perkara itu juga telah menetapkan beberapa orang tersangka termasuk Susanto.

"Yang di Krimum ada beberapa tersangka ya, untuk jumlah saya belum tahu pasti," ucap Argo di Polda Metro Jaya, Selasa (17/9/2019).

Baca juga: Pendiri Kaskus Dilaporkan ke Polisi karena Kasus Penipuan

Berkas perkara dalam kasus itu juga telah dikirimkan ke pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta atau masuk ke dalam tahap pertama. Kemudian, penyidik juga telah mengirimkan berkas tahap pertama ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Sehingga, penyidik tinggal menunggu keputusan apakah berkas perkara itu dinyatakan lengkap atau tidak.

"Yang di Krimum sudah dikirim berkasnya ya," singkat Argo.

Diberitakan sebelumnya, Andrew Darwis dilaporkan ke polisi lantaran diduga melakukan tindak pidana penipuan dengan modus pinjaman uang senilai Rp15 miliar.

Dalam kasus itu, Andrew di laporkan olehTiti Sumawijaya Empel pada 13 Mei 2019. Selain itu, laporan tersebut juga telah teregister dalam nomor LP/2959/V/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus.

Baca juga: Didaulat Jadi CEO Kaskus, Edi Taslim Bakal Perbanyak Konten Video

Dugaan penipuan itu bermula saat pelapor atau Titi meminjam uang pada seorang pria bernama David Wira yang diduga menjadi tangan kanan pihak terlapor atau Andrew Darwis.

Titi meminjam uang senilai Rp15 miliar dengan menggunakan jaminan yakni sertifikat gedung yang berada di Jalan Panglima Polim Raya, Jakarta Selatan pada November 2018 lalu. Namun, sertifikat gedung itu justru berubah nama pemilik menjadi Susanto dan berubah lagi menjadi nama Andrew Darwis pada awal Desember 2018.

Sehingga, terlapor itu pun dilaporkan ke polisi dan disangkakan Pasal pemalsuan atau penipuan atau tindak pidana pencucian uang. Pasal itu tertuang pada Pasal 263 ayat (2) KUHP dan atau Pasal 3,4,5 UU RI nomor 8 tahun 2010 tentang TPPU. 

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional

Berita Terkait: