Forgot Password Register

Pengacara Masih Bersikeras Mandala Tak Lakukan Tindak Pidana, Ini Penjelasan KPU DKI

Pengacara Masih Bersikeras Mandala Tak Lakukan Tindak Pidana, Ini Penjelasan KPU DKI Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Ketua KPU DKI Jakarta Betty Epsilon Idroos mengatakan bahwa kasus yang menjerat caleg Partai Amanat Nasional (PAN) Mandala Shoji adalah pelanggaran tindak pidana kampanye pemilu.

"Bawaslu DKI Jakarta menyatakan bahwa sudah keluar putusan inkrah dari Pengadilan Tinggi. Inkrah yang menyatakan (Mandala) bersalah melakukan pelanggaran tindak pidana pemilu," ujar Betty, Rabu (13/2/2019).

Baca juga: Kasus Dinyatakan Inkrah, KPU DKI Segera Coret Mandala Shoji dari DCT

Pernyataan itu sekaligus menjadi bantahan terhadap pernyataan kuasa hukum Mandala, Elza Syarief yang menyebut kasus pelanggaran aturan kampanye pemilu yang menjerat kliennya bukan tindak pidana.

Menurut undang-undang, Mandala akan dicoret dari DCT karena terbukti melakukan pelanggaran kampanye dengan membagikan kupon umrah.

"Kalau menurut UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu pasal 280, 284 dan 285, pembatalan dilakukan dengan cara mencoret dari DCT," jelas Betty.

Betty mengatakan bahwa KPUD akan melimpahkan berkas Mendala kepada KPU RI karena Mandala terdaftar sebagai calon anggota DPR RI sehingga surat keputusan akan dikeluarkan oleh KPU RI.

"Menurut KPU RI, Mandala ini 'kan calon anggota DPR RI, yang menetapkan calon anggota DPR RI adalah KPU RI, kalau kasus Mandala kami sudah teruskan surat dari Bawaslu DKI, biar nanti pimpinan kami di KPU RI yang menindaklanjuti karena SK-nya keluar dari KPU," terangnya.

Baca juga: Mandala Shoji Akhirnya Menyerahkan Diri Setelah Buron Dua Pekan

Disinggung terkait gugatan hukum yang akan dilayangkan oleh pengacara Mandala Shoji, Betty menyerahkan hal itu sepenuhnya kepada KPU RI.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More