Pantau Flash
Resmi! Irfan Setiaputra Jadi Dirut dan Triawan Munaf Komut Garuda
Akibat Faktor Teknikal, Rupiah Melemah Jadi Rp 13.685 per Dolar
RI Kecam Israel sebagai Negara Penghambat Perdamaian Timur Tengah
China: Kasus Virus Korona Meningkat Menjadi 440 Orang dengan 9 Kematian
DPR Gelar Rapat Paripurna Siang Ini, Sahkan Prolegnas Termasuk Omnibus Law

Pengamat: Dewan Pengawas pada KPK Akan Berguna!

Pengamat: Dewan Pengawas pada KPK Akan Berguna!

Pantau.com - Pakar Hukum Tata Negara Universitas Lampung, Yhanu Setiawan ikut berkomentar mengenai isu adanya dewan pengawas di tubuh KPK. Menurunya, dewan pengawas dibutuhkan pada setiap institusi.

Sebab, hal itu untuk mencegah adanya penggunaan otoritas yang berlebihan yang dimiliki oleh suatu lembaga negara. Selain itu, Indonesia sebagai negara demokrasi seharusnya menerapkan checks and balances.

"Saya kira keniscayaan adanya perubahan pada suatu regulasi dan institusi kenegaraan," ucap Yhanu saat dihubungi, Jumat (13/9/2019).

Baca juga: Abraham Samad: KPK Tak Butuh Dewan Pengawas!

"Semua harus sejalan dengan spirit negara hukum dan demokrasi," sambungnya.

Dengan adanya Dewan Pengawas, KPK akan memberi batasan yang jelas terkait mekanisme penyelenggaraan dan sistem kerja kelembagaan negara.

Bahkan, komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP) itu juga menyebut nantinya dengan adanya dewan pengawas itu, etika dan perilaku pimpinan serta anggota KPK dapat terus diawasi.

“Kita justru berharap, desain dan perancangan instrumen hukum anti korupsi pada saat ini lebih komprehensif dan komplementer dari yang sudah ada sebelumnya,” jelas Yhanu.

Baca juga: Temui Jokowi Bahas Draf Revisi UU KPK, Yasonna Bicara Dewan Pengawasan

Untuk diketahui, Presiden Jokowi telah menandatangani Surat Presiden untuk revisi UU KPK ke DPR pada 12 September 2019. Kemudian dalam jumpa pers di Istana Negara pagi tadi, Presiden Jokowi menegaskan bahwa Dewan Pengawas bagi KPK diperlukan.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Nasional

Berita Terkait: