Forgot Password Register

Pengamat: Peran Ulama Sangat Penting dalam Kancah Politik

Diskusi peran ulama dalam kancah politik (Foto: Pantau.com) Diskusi peran ulama dalam kancah politik (Foto: Pantau.com)

Pantau.com - Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Mohammad Nasih mengatakan peran ulama dalam kancah politik sangatlah penting. Pasalnya, menurut Nasih, negara berfungsi sebagai transformasi ajaran Tuhan.

"Ilmuan atau ulama boleh jadi pemimpin politik tanpa menghilangkan keulamaan atau keilmuannya. Makanya seharusnya menurut saya yang jadi politisi adalah ulama dan ilmuan itu karena mereka yang paham agama. Justru yang enggak paham agama jadi pemimpin politik akan buruk," kata Mohammad Nasih di Jakarta, Kamis (11/10/2018).

Baca juga: Cerita Ma'ruf Amin yang Kalah dari Jokowi dalam Urusan Salat

Nasih menambahkan, dalam Pilpres 2019 mendatang ulama memiliki peran yang luar biasa. Namun ia menekankan rakyat harus cermat melihat ulama yang dipilihnya. 

"Konteksnya dalam politik, siapapun ulamanya silakan dipilih tapi harus dilihat dulu apakah itu ulama dunia atau ulama akhirat. Politisi yang ideal adalah ulama yang berpolitik dan memiliki niat yang sangat mulia dalam mencerahkan ummat," kata Nasih.

Baca juga: HNW Sebut Sandiaga Ulama, Fahri Hamzah: Sandi Itu Pedagang!

"Kan di Indonesia sebetulnya yang bermain politik itu adalah ulama-ulama itu sendiri tapi sayangnya mereka kalah, makanya yang jadi politisi itu yang enggak paham agama," sambungnya.

Menurut Nasih, konsep islam mengenai definisi politisi berbeda dengan dunia barat yang memisahkan agama dengan politik. Nasih berpendapat, di dunia barat nasionalisme bermula dari sekuler, namun di Indonesia Bung Karno mengedepankan sekulerisme yang agamis.

"Di islam ada Nabi Daud AS, di mana ulama itu jadi khalifah yang saya pahami sebagai pemimpin politik," ujarnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More