Forgot Password Register

Pengamat: Sebelum Dukung Jokowi, TGB Harusnya Mundur dari Demokrat

Tuan Guru Bajang (TGB) saat bersalaman dengan Presiden Jokowi (Foto: Instagram/ tuangurubajang) Tuan Guru Bajang (TGB) saat bersalaman dengan Presiden Jokowi (Foto: Instagram/ tuangurubajang)

Pantau.com - Langkah Tuan Guru Bajang (TGB) yang mendukung Jokowi di Pilpres 2019 terus menuai polemik. Bahkan, Demokrat dikabarkan akan memberikan sanksi untuk mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut.

"Sanksi pasti tetap ada (untuk TGB), dan itu akan dibahas dewan kehormatan," ucap Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan ditemui di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, 9 Juli 2018.

Sementara menanggapi hal itu, Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno menilai tindakan TGB dianggap keliru, lantaran posisinya yang merupakan kader Demokrat. 

Pasalnya, partai berlambang mercy itu hingga kini belum secara resmi menentukan koalisinya.

"Jadi, sekalipun dukungan itu atas nama personal, tapi status sebagai dewan majelis tinggi Demokrat cukup melekat pada TGB. Begitulah politik itu, tak bisa atas nama pribadi jika pada saat bersamaan masih pengurus partai," ucap Adi ketika dihubungi Pantau.com, Selasa (10/7/2018).

Baca juga: GNPF MUI Eliminasi TGB Sebagai Capres Jika Benar Dukung Jokowi

Adi menuturkan, cara yang dipakai TGB dirasanya kurang elegan. Menurutnya, kalaupun TGB ingin mendukung Jokowi, TGB harus lebih dulu keluar dari partai Demokrat.

"Jika mau dukung atas nama pribadi, sebaiknya TGB mengundurkan diri dari Demokrat biar tak selalu disangkut pautkan. Itu jauh lebih elegan karena sudah tak terikat apapun secara struktur dengan Demokrat," tuturnya.

Lebih lanjut ia menyebut jika pernyataan TGB untuk dukung Jokowi adalah buah dari tak diliriknya nama TGB untuk menjadi salah satu pertimbangan calon presiden dari Partai Demokrat. Selama ini nama putera SBY, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) selalu saja di kedepankan.

"Karpet merah Demokrat hanya untuk putra mahkota. Padahal ketokohan TGB sudah mulai digandrungi publik," pungkasnya.

Untuk diketahui nama Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi sempat menuai polemik karena menyatakan akan mendukung Jokowi maju untuk dua periode. Hal itu menjadi polemik mengingat Partai Demokrat sejauh ini belum menyatakan sikap untuk Pilpres 2019.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More