Forgot Password Register

Penghapusan Plastik Mulai Menular ke Produsen Minuman

Penghapusan Plastik Mulai Menular ke Produsen Minuman Ilustrasi (Pixabay)

Pantau.com - Raksasa minuman Diageo telah mengumumkan bahwa mereka menghapus penggunaan plastik dari merek Guinness dari Irlandia.

Pembungkus plastik yang melingkar di botol dan bungkus plastik juga akan dihapus dari bungkus bir Harp, Rockshore, dan Smithwick, sebagai bagian dari inisiatif Diageo senilai 16 juta poundsterling.

Perubahan akan dilakukan bertahap dengan paket multi-kaleng yang dijual di 100 persen kardus daur ulang dan biodegradable di Irlandia mulai Agustus tahun ini.

Baca juga: Jangan Golput! Tunjukkan Jarimu, Ada Promo Tiket Rp170.000 Masuk Ancol

Kemasan baru kemudian akan digunakan di Inggris dan secara global tahun depan. Banyak perusahaan telah berkomitmen untuk menjadi lebih hijau setelah kekhawatiran tentang limbah plastik disorot dalam acara-acara seperti BBC Blue Planet 2, yang diriwayatkan oleh Sir David Attenborough.

Dilansir BBC, tahun lalu, pembuat bir saingan Carlsberg beralih menggunakan lem alih-alih plastik untuk menyatukan kalengnya. Dan baru-baru ini, Nestle menyingkirkan sedotan plastik dari produk-produknya dan menggunakan yang dari kertas.

Pabrik pembotolan dan pengemasan Diageo di Irlandia Utara akan menjadi situs pertama yang memproduksi paket baru, dengan perusahaan menginvestasikan £ 8 juta di pabrik Belfast timurnya.

Baca juga: Sistem Pajak AS Jerat Bayi Meghan-Pangeran Harry Rp222 Juta Lebih

Ini paket produk yang diekspor ke seluruh dunia, termasuk ke AS, Kanada, Korea Selatan dan Eropa.

Diageo mengatakan di bawah 5 persen dari total kemasannya adalah plastik dan perubahan akan mengurangi penggunaan lebih dari 400 ton per tahun.

Oliver Loomes, direktur negara Diageo Irlandia, mengatakan langkah ini berkaitan dengan perhitungan bisnis juga.

"Kami telah memiliki salah satu pabrik yang paling berkelanjutan di dunia di St James's Gate (Dublin) dan kami sekarang memimpin dalam pengemasan berkelanjutan. Ini adalah berita baik bagi lingkungan dan merek kami," ujarnya.

Perdana Menteri Theresa May telah berjanji untuk melarang semua sampah plastik yang dapat dihindari di Inggris pada tahun 2042.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More