Forgot Password Register

Headlines

Pengumuman! PT Pos Indonesia Naikkan Tarif Pengiriman Barang

Pengumuman! PT Pos Indonesia Naikkan Tarif Pengiriman Barang Ilustrasi: Instagram/PT Pos Indonesia

Pantau.com - PT Pos Indonesia (Persero) berencana menaikkan tarif pengiriman barang pada awal 2019 ini. Kendati demikian, belum ada kepastian terkait besaran kenaikkan tarif kenaikkannya. 

Direktur Keuangan PT Pos Indonesia, Eddi Santosa bilang, kenaikkan akan dilakukan sekira bulan Januari atau Februari 2019. Besaran tarif kenaikan mengacu pada akumulasi kinerja pada Januari 2019. 

"Penyesuaian tarif kita rencanakan di bulan ini atau mungkin awal bulan depan yah. Belum kita launching ke pasar (besarannya), belum. Kita lihat dulu kinerja Januari 2019 seperti apa dampaknya," ujarnya saat ditemui di Kantor Pos Jakarta Pusat, Rabu (9/1/2019).

Baca juga: Kata Sri Mulyani Robot yang Bekerja Juga Harus Bayar Pajak

Eddi menambahkan, kenaikkan tarif dilakukan untuk penyesuaian. Sebab pihaknya mencatat belum melakukan penyesuaian tarif pengiriman barang sejak 2016 lalu atau selama 2 tahun. 

"Terakhir kita nyesuain tarif pada 2016, September, jadi sudah dua tahun setengah kita enggak naikin tarif kan. Ini membuat adjustment-nya sudah agak terlambat. Biasanya sekitar 10 persen kita dapatkan tarif itu semuanya," ungkapnya.

Dia juga mengelak kabar kenaikkan tarif yang mencapai 30 persen yang menyesuaikan dengan tarif batas bawah pesawat yang juga mengalami kenaikkan. 

"Kalau ngikutin itu bisa nyesuaikannya ke atas langit, kasihan customer-nya, kasihan masyarakatnya. Tapi memang kita perlu menyesuaikan pilihan-pilihan lain. Kalau penyesuaian tarif pesawat yang tarifnya sangat tinggi ya kita tidak otomatis bebankan semua ke customer," paparnya.

Baca juga: Anti Ribet, Isi Saldo e-Money Sekarang Bisa di Loket Kantor Pos

Menurutnya, kalaupun penyesuaian harus dilakukan secara ketat, pihaknya tidak akan sepenuhnya membebankan pada kenaikkan tarif namun juga melalui efisiensi.

"Kita musti efisiensi, service yang lebih baik, routing yang lebih baik, sehingga dari efisiensi tadi itulah yang bisa kita gunakan untuk naikkan kualitas kita. Jadi kita enggak melakukan transfer pricing apa adanya. Routing bisa kita perbaiki sistemnya, penggunaan freed yang lebih seragam, mekanisme fuel cost control, penggunaan IT," pungkasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More