Pantau Flash
Tundukkan Sesama Wakil Jepang, Yuki/Sayaka Rebut Juara Indonesia Open 2019
Vatikan Bongkar Makam untuk Cari Gadis Hilang 36 Tahun Silam di Roma
Cabor Bulu Tangkis Sukses Kawinkan Emas di Asean School Games 2019
Menteri Susi Ancam "Tenggelamkan" Pembuang Sampah Plastik ke Laut
Indonesia Pimpin Klasemen ASEAN School Games 2019

Penuhi Unsur Pidana, Sidang Bos Forex Bakal Datangkan Sejumlah Saksi

Penuhi Unsur Pidana, Sidang Bos Forex Bakal Datangkan Sejumlah Saksi Suasana persidangan (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.comSidang bos forex asal Surabaya, Hary Suwanda dan rekannya, Raywond Rawung atas dugaan penipuan dan penggelapan memasuki babak baru. Sebab, beberapa saksi ahli bakal hadir usai majelis hakim memutuskan perkara ini memenuhi sejumlah unsur pidana.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Majelis Hakim, Machri Hendra pada saat membacakan putusan sela di PN Jakarta Barat, Rabu (24/4/2019), yang menyebut bahwa persidangan kasus itu akan terus dilanjutkan.

"Kami memutuskan sidang dilanjutkan. Jadi sudah dipastikan kedepannya JPU menyiapkan sejumlah saksi ahli," kata Machri.

Baca juga: Kuasa Hukum Bowo Sidik Bantah Kliennya Sebut Nama Mendag

Pada perisidangan sebelumnya tepatnya pada Rabu, 10 April 2019, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Arih menjawab eksepsi yang diajukan oleh tim kuasa hukum kedua terdakwa. 

Sehingga, dalam persidangan kali ini majelis hakim berpendapat apa yang dilakukan oleh terdakwa adalah sah dan adanya dugaan unsur-unsur pidana. Maka diputuskan sidang ini bisa dilanjutkan. 

Sekalipun dalam eksespsi yang diajukan, terdakwa mengaku tidak menandatangani berkas. Namun bagi hakim hal itu bisa dibuktikan dalam sidang sidang selanjutnya. 

"Silakan saja dibuktikan, kami bersikap objektif dan terbuka," tegas Machri.

Baca juga: Ditantang 'Buka-bukaan' Data oleh Lembaga Survei, Ini Jawaban BPN

Sementara, Kuasa Hukum salah satu terdakwa, Tommy Apriawan menilai putusan sela yang diagendakan pada hari ini merupakan hak hakim. 

Meski demikian, lanjut Tommy, sangat menyayangkan sikap hakim yang tak mengabulkan upaya penangguhan penahan kota yang diajukan.

"Padahal kita ada jaminan dari keluarga dan kuasa hukum. Sebelumnya kami menjamin kedua terdakwa tidak akan mangkir dalam sidang," tutupnya. 

Sidang rencananya akan dilanjutkan pada Selasa, 30 April 2019 mendatang dengan agenda mendengar saksi.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: