Forgot Password Register

Penutupan Pemerintah Berlarut-larut, Staf Federal Geruduk Gedung Putih

Penutupan Pemerintah Berlarut-larut, Staf Federal Geruduk Gedung Putih Karyawam IRS Matt Westrich berbicara di depan Gedung Federal pada aksi unjuk rasa terhadap penutupan pemerintah federal Amerika Serikat yang sedang berlangsung di Ogden, Utah. (Foto: Reuters/George Frey)

Pantau.com - Ratusan pekerja federal Amerika Serikat yang dicutikan meneriakkan "kami ingin bekerja" dalam aksi jalan yang digalang sebuah serikat kerja menuju Gedung Putih, Kamis (10 Januari 2019).

Unjuk rasa itu digelar pada hari ke 20 penutupan sebagian pemerintah terkait tuntutan Presiden Donald Trump untuk pendanaan pembangunan dinding perbatasan.

"Hey, hey, ho, ho, penutupan berakhir," teriak pengunjuk rasa saat mereka berkumpul di tengah cuaca dingin di markas serikat kerja AFL-CIO. Mereka juga membawa poster yang bertuliskan "Trump: akhiri penutupan," "buka kembali layanan pemerintah," dan "biarkan aku bekerja".

Baca juga: Pembicaraan dengan Demokrat Buntu, Trump Pilih 'Walk Out'

Sebanyak 800.000 pegawai federal dirumahkan atau diminta bekerja tanpa gaji saat penutupan layanan pemerintah. Penutupan itu dipicu perselisihan antara Trump dan anggota Kongres dari Partai Demokrat atas tuntutan dana sebesar USD5,7 miliar atau sekitar Rp80,1 triliun untuk membangun dinding pembatas di perbatasan AS Selatan.

Trump, dalam janji kampanye pemilihan presiden 2016, berulang kali berjanji bahwa Meksiko akan membayar pembangunan tembok itu. Namun, ia mengatakan tidak akan menandatangani rancangan undang-undang apa pun untuk membuka kembali layanan pemerintah jika tidak ada pendanaan untuk pembangunan pagar.

Pengunjuk rasa, banyak yang mengenakan rompi hijau terang dengan tulisan, "Aku pekerja. Aku menuntut suara", pada Kamis menuntut pemerintah membuka kembali layanannya, terpisah dari pembahasan soal pendanaan pagar pembatas.

Baca juga: Penutupan Pemerintah AS Berlanjut, Trump Batal ke Davos

Pada pekan ketiganya, penutupan layanan sekitar seperempat lembaga pemerintah federal telah menjadi penutupan terpanjang kedua sejak pertengahan 1970an. Trump mengatakan pemerintahannya bisa melanjutkan penutupan hingga beberapa bulan bahkan tahun.

Banyak pegawai pemerintah yang dicutikan beralih ke laman penggalangan dana seperti GoFundMe.com untuk membantu menalangi pengeluaran mereka, dari makanan hingga kebutuhan lain.

Trump tidak berada di Gedung Putih begitu pengunjuk rasanya tiba. Dia bertolak menuju perbatasan AS-Meksiko di McAllen, Texas. Trump mengatakan ia memiliki hak untuk mengumumkan darurat nasional jika tidak ada kesepakatan yang dicapai dengan Kongres mengenai proyek pendanaan tersebut.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More