Forgot Password Register

Penyanyi Legendaris 'Que Sera, Sera' Doris Day Meninggal Dunia

Penyanyi Legendaris 'Que Sera, Sera' Doris Day Meninggal Dunia Doris Day (Foto: Instagram/@dorisdaytoday)

Pantau.com - Legenda Hollywood Doris Day meninggal dunia di usia ke-97, seperti dilansir dari Time.

Aktris sekaligus penyanyi berambut pirang yang tenar di tahun 1950-an dan 60-an itu dikabarkan meninggal karena sakit pneumonia.

Baca juga: Orang Kaya Mah Bebas! Kylie Jenner Beli 2 Tas Seharga 716 Jutaan

"Day dalam kondisi fisik yang sangat baik untuk ukuran orang seusianya sampai dia kena pneumonia parah yanh menyebabkan dia meninggal," kata yayasan Doris Day Animal Foundation dalam sebuah pernyataan mengonfirmasi kematian sang bintang.

Day meninggal pada Senin 13 Mei 2019, di kediamannya di Carmel Valley, California. Dia dikelilingi para sahabatnya.

Yayasan menyebutkan Day meminta tidak ada acara pemakaman dan tak ingin ada nisan.

Dengan suara contralto-nya yang mendayu-dayu, rambut pirang dan senyum yang bersinar, Day adalah artis box office dan rekaman ternama yang dikenal untuk film-film seperti 'Pillow Talk' yang sempat dinominasikan Oscar dan 'That Touch of Mink' dan untuk lagu-lagu seperti 'Whatever Will Be, Will Be (Que Sera, Sera)' dari film Alfred Hitchcock 'The Man Who Knew Too Much'.

Day diberi Presidential Medal of Freedom pada 2004, oleh Goerge W. Bush. 

"Hari yang baik bagi Amerika ketika Doris Marianne von Kappelhoff dari Evanston, Ohio memutuskan untuk menhjadi penghibur," kata Bush.

Meskipun bisa dibilang dia pensiun dari bisnis pertunjukan sejak 1980-an, ia masih memiliki cukup banyak pengikut sehingga koleksi lagu-lagu yang sebelumnya belum dirilis tahun 2011, 'My Heart', mencapai 10 besar di Inggris.

Pada tahun yang sama, ia menerima penghargaan prestasi seumur hidup dari Asosiasi Kritikus Film Los Angeles. Teman-teman dan pendukungnya melobil selama bertahun-tahun untuk memberinya Oscar Kehormatan.

Desiner Stella McCartney, seorang pembela hak-hak hewa, merespons kematian Day pada hari Senin.

"Satu-satunya, wanita yang mengispirasi begitu banyak hal yang saya lakukan...Doris Day aku mencintaimu. Seorang wanita ikonik yang saya merasa sangat terhormat untuk bertemu dan berbagi momen berharga. Istirahatkah dengan damai."

Lahir dari seorang guru musik dan ibu rumah tangga di Cincinnati, ia memimpikan karier sebagai penari, tapi pada usia 12 dia mengalami kecelakaan yang mentebabkan kaknya patah parah.

Mendengarkan readio sambil memulihkan diri, dia mulai bernyanyi bersama dengan Ella Fltizerald.

Day mulai bernyanyi di stadiun radia Cincinnati, lalu klub malam lokal, lalu di New York, seorang pemimpin band mengubah namanya menjadi Day dari judul lagi 'Day after Day'.

Dia menikah saat usia 17 dengan trombonis Al Jorden. Pernikahan itu berakhir ketika, dia dipukuli saat hamil delapan bulan. Dia melahirkan putranya, Terry, pada awal 1942. Pernikahan keduanya juga berumur pendek. Dia kembali ke band Les Brown setelah pernikahan pertama putus.

Baca juga: Sutradara 'John Wick' Sebut 'Matrix 4' Sedang Proses Penggarapan

Karirnya di Hollywood dimulai setelah dia bernyanyi di sebuah pesta Hollywiood pada tahun 1947, saat dia menjadi penyanyi band di Warner Bros.

Day mulai tenar lewat 'Love Me or Leave Me', kisah penyanyi lagu Ruth Etting dan suaminya. Dia bilang awalnua menolak keras, tapi film 1955 itu klemudian menjadi box office.

Dia kemudian bermaiun gilm 'Hitchcock berjudul 'The Man Who Knew Too Much' yang dinbintangio . Dia kemudian bermain film Hihchock berjudul 'The Man Who Knew Too Much,' film ini juga dibinyangi oleh James Stewart. Dia menyanyikan 'Que Sera, Sera' di film itu saat kisahnya mencapai klimaks.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More