Forgot Password Register

Penyelundupan Satu Kilogram Sabu Digagalkan, Polisi Buru Bandarnya

Ilustrasi Narkoba (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi) Ilustrasi Narkoba (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Penyelundupan satu kilogram sabu-sabu berhasil digagalkan petugas Polres Pelabuhan Makassar. Dalam penangkapan itu, polisi juga meringkus tiga tersangka, sedangkan dua tersangka menjadi buron.

"Ini adalah tangkapan besar dan betapa mengerikannya ini jika mampu tersebar. Untungnya anggota mampu menggagalkan peredarannya," ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani di Makassar, Kamis (12/4/2018).

Baca juga: Sebelum Anaknya Terbelit Kasus Narkoba, Henry Yosodiningrat Kerap Terima Teror

Dicky menambahkan, penangkapan yang dilakukan oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Pelabuhan ini berkat adanya informasi yang diterima anggota. Penangkapan itu sendiri terjadi di Jalan Borong Raya, Kota Makassar, Kamis dini hari. Narkoba itu disita dari tangan berinisial MIS, warga Batua Raya.

Usai penangkapan terhadap kurir itu, polisi kemudian melakukan pengembangan setelah mendapat nama pemiliknya yakni berinisial AS dan AR.

"Jadi sabu-sabu ini dibawa oleh kurirnya berinisial MIS dan rencananya akan diedarkan setelah barangnya dipisah-pisah dalam bentuk bal yang jumlahnya sekitar 11 bal," katanya.

Dicky mengaku, pengungkapan dilakukan setelah tim melakukan pemantauan kurang dari sepekan setelah beredarnya informasi terkait masuknya barang haram itu di kawasan Makassar.

Baca juga: Bantah Pernyataan Polisi, Henry Yosodiningrat: Anak Saya Negatif Narkoba!

Sementara itu, kedua bandar pemilik barang haram ini saat akan dilakukan penggerebekan sudah tidak berada lagi di rumahnya dan diduga sudah melarikan diri keluar daerah.

"Keduanya sudah kita tetapkan sebagai DPO dan keduanya diduga sudah tidak berada lagi di Makassar dan sudah kabur," jelasnya.

Atas perbuatan pelaku, kini para tersangka disangkakan melanggar pasal 114 ayat 2 Juncto pasal 112 ayat 2 dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More