Forgot Password Register

Perlu Dicatat! Ini Kelemahan Kartu GPN Versi Lembaga Konsumen

Diskusi 'Aman dan Nyaman Bertransaksi dengan National Payment Gateway' di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018) (Foto:Pantau.com/Ratih Prastika) Diskusi 'Aman dan Nyaman Bertransaksi dengan National Payment Gateway' di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018) (Foto:Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Kartu Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) sudah mulai digunakan. Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi berharap GPN kedepannya juga dapat digunakan untuk bertansakasi internasional.

"Kalau saya baca disebuah kajian yang perlu dicermati, apakah GPN harus kerjasama dengan internasional apa gimana? Sehingga konsumen dalam transaksi Internasional bisa menggunakan GPN juga sehingga tidak perlu logo tertentu cukup GPN semua bisa terjawab," ujarnya saat pemaparan dalam diskusi 'Aman dan Nyaman Bertransaksi dengan National Payment Gateway' di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2018).

Baca juga: YLKI: Banyak Aduan Konsumen Transaksi Belanja online dan Perbankan

Lebih lanjut ia berharap GPN ini dapat menambah akses transaksi keuangan bagi masyarakat. Sehingga menurutnya, bukan hanya meningkatkan transaksi tapi juga memperluas. 

"Kami berharap dengan adanya GPN menambah akses dan pilihan waluapun tujuan GPN ini meningkatkan transaksi atau memperluas transaksi," paparnya. 

Baca juga: Biar Tak Salah Order, Ayo Kenali Bedanya Barang Original, OEM dan KW

Direktur Eksekutif Departemen Elektronifikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional BI, Pungky P Wibowo mengatakan saat ini GPN baru digunakan untuk transaksi domestik.

"Saya Rasa saat ini masih domestik di negara lain juga masih domestik," ujarnya saat ditemui di lokasi yang sama. 

"Jadi kita baru tahap kartu debit semua pakai logo GPN, berarti diproses dan dirooting dalam negeri dan juga masyarakat menjadi lebih murah," imbuhnya.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More