Forgot Password Register

PKS: Ada Dua Kali Pertemuan Informal dengan Presiden Joko Widodo

PKS: Ada Dua Kali Pertemuan Informal dengan Presiden Joko Widodo Bendera PKS (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Kabar pertemuan Presiden Joko Widodo dan petinggi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dibenarkan oleh Ketua DPP PKS, Al Muzzammil Yusuf. Menurutnya, pertemuan antara petinggi PKS dengan Jokowi telah berlangsung sebanyak dua kali secara informal.

"Terkait Presiden Jokowi benar bertemu dengan Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al-Jufri, kalau tidak salah pertemuan informal dua kali," kata Al Muzzammil di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (26/4/2018).

Baca juga: PAN Nilai Terlalu Prematur Kaitkan Pertemuan Jokowi-PA 212 Bermuatan Politis

Pertemuan Jokowi dengan Ketua Majelis Syuro PKS, Salim Segaf Al-Jufri, itu pun dinilai Al Muzzammil sebagai hal yang biasa, lantaran Jokowi sebelumnya juga bertemu dengan para petinggi partai politik lain, termasuk Partai Gerindra.

Al Muzzamil mengatakan, pertemuan itu membicarakan arah koalisi ke depan. Namun PKS menyatakan dalam posisi sebagai opisisi dan sudah berbicara jauh dengan Gerindra, namun membuka komunikasi dengan yang lain.

"Kami menyatakan sejauh ini karena dalam posisi oposisi. Di dalam kabinet juga kami tetap tidak mau masuk, sehingga ke depan kami mau bikin capres alternatif," ujarnya.

Baca juga: Tim 11 Alumni 212 Sesalkan Beredarnya Foto Pertemuan dengan Jokowi

Menurutnya, Gerindra pun telah mengetahui sikap PKS yang terbuka membuka komunikasi dengan pihak lain dan juga sebaliknya, sehingga tidak ada dusta di antara keduanya dan komitmen yang telah dibuat tetap berjalan.

"Kami tegaskan, saat ini sedang merancang Presiden alternatif untuk sehatnya demokrasi, karena Gerindra tanpa PKS tidak bisa dan sebaliknya juga begitu, sementara yang lain belum firm," katanya.

Al Muzzammil menambahkan, politik sebelum pilpres masih sangat dinamis. Hal itu membuat PKS tetap membuka dialog dengan semua pihak. Menurutnya, PKS hanya berharap Gerindra memiliki komitmen yang sama agar capres alternatif bisa terwujud di Pilpres 2019.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More