Forgot Password Register

PNS Segera Dilarang Pakai Elpiji 'Melon' 3 Kg

Pekerja menata tabung kosong elpiji 3 Kilogram (Foto: ANTARA FOTO/Jojon) Pekerja menata tabung kosong elpiji 3 Kilogram (Foto: ANTARA FOTO/Jojon)

Pantau.com - Pj Bupati Tulungagung Jarianto berjanji segera mengeluarkan surat edaran berisi larangan bagi seluruh jajaran PNS di lingkup Pemda setempat menggunakan gas elpiji 'melon' yang disubsidi pemerintah.

"Iya, itu menjadi pertimbangan kami untuk dilakukan pencegahan (konsumsi elpiji subsidi oleh ASN) segera," kata Jarianto dikonfirmasi di Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (27/5/2018).

Baca juga: Selain BBM, Stok LPG Selama Ramadan Juga Ditambah

Ia berharap imbauan dalam surat edaran itu, nantinya mampu menekan potensi kesalahan sasaran dalam mekanisme distribusi elpiji ukuran tiga kilogram yang seharusnya hanya diperuntukkan warga miskin.

Namun, Jarianto menyadari imbauan tidak bersifat mengikat. Selain membuat surat edaran larangan membeli elpiji bersubsidi, Pemkab Tulungagung juga akan memberikan surat edaran serupa ke jaringan agen dan distributor elpiji di seluruh wilayah Tulungagung.

"Kami akan minta supaya agen dan distributor selektif dalam melayani permintaan elpiji. Mereka yang mampu, PNS dan sebagainya ya jangan diberi gas elpiji subsidi," ujarnya.

Baca juga: BPH Migas: Konsumsi Listrik Berkurang 20 Persen Jelang Lebaran

Terkait kelangkaan elpiji subsidi yang memicu kenaikan harga produk Pertamina ini, Jarianto mengatakan pihaknya terus memantau.

Pemkab Tulungagung bersamaan jajaran terkait dijadwalkan melakukan beberapa langkah penanggulangan, salah satunya dengan menggelar operasi pasar demi menekan lonjakan harga elpiji bersubsidi yang jauh melampaui harga eceran tertinggi (HET), yakni dari seharusnya Rp16 ribu per tabung kini tembus Rp25 ribu.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More