Pantau Flash
Korsel Kucurkan USD74 Juta Garap Sistem Antidrone Antisipasi Ulah Korut
Menteri Energi Arab Saudi Targetkan Produksi Minyak Pulih Akhir September
Hindari Asap Karhutla, Satwa Liar Banyak Masuk ke Permukiman Warga
Karhutla di Indonesia Diprediksi hingga Akhir September
Data: Tren Penggunaan Robot pada Industri Indonesia Naik

Polisi akan Jemput Paksa Eks Sekjen PP Muhammadiyah Jika Mangkir Lagi

Headline
Polisi akan Jemput Paksa Eks Sekjen PP Muhammadiyah Jika Mangkir Lagi Ilustrasi (Foto: Pantau.com/ Anugerah)

Pantau.com - Penyidik Tindak Pidana Koripsi (Tipikor) Ditreskrimsus Polda Metro Jaya akan kembali melayangkan surat panggilan terhadap mantan Bendahara dan Sekjen PP Pemuda Muhammadiyah yakni, Irfanus Rasman dan Ahmad Fanani.

Pemanggilan ketiga yang sebelumnya tak pernah dihadiri oleh keduanya itu berkaitan dengan kasus penyelewengan Dana Kemah Pemuda Islam Indonesia 2017.

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Pol Adi Deriyan mengatakan surat pemanggilan terhadap keduanya akan dilayangkan dalam waktu dekat ini.

Bahkan, jika nantinya Irfanus Rasman dan Ahmad Fanani kembali tak memenuhi panggilan itu, pihaknya akan menerbitkan surat perintah untuk dibawa secara paksa. "Ya kita kan saat ini sudah proses penyidikan. Ya kalau nanti dia tidak hadir tanpa alasan yang jelas ya kita akan hadirkan dengan surat perintah pembawa," ucap Adi di Polda Metro Jaya, Kamis (14/3/2019).

Baca juga: Usut Penyelewengan Dana Kemah, Polisi Panggil Eks Sekjen Muhammadiyah

Sayangnya, terkait jadwal atau waktu dilayangkannya surat panggilan itu, Adi menyebut pihaknya masih perlu menjadwalkan hal itu. Sebab saat ini pihaknya tengah fokus pada penghitungan kerugian negara dalam kasus itu.

"Nanti lah. kita fokus dulu dalam hal penghitungan kerugian negara, karena ketika itu sudah muncul, sudah nilainya disepakati oleh para auditor kita akan tetapkan tersangka," tegas Adi.

Diberitakan sebelumnya, dana penyelenggaraan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia pada 2017 diduga bermasalah. Laporan dugaan penyimpangan itu sedang ditangani Polda Metro Jaya.

Panitia Kemah Pemuda lantas mengembalikan uang sebesar Rp2 miliar kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang menjadi penyedia anggaran acara tersebut.

Baca juga: Bendahara Pemuda Muhammadiyah Mangkir dari Pemeriksaan Dana Kemah

Kegiatan kemah dan apel Pemuda Islam Indonesia digelar dengan APBN Kemenpora RI di Pelataran Candi Prambanan, Jawa Tengah pada 16-17 Desember 2017 lalu.

Namun, dalam kegiatan itu ditemukan dugaan penyelewengan dana. Sehingga pihak Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Kemenpora untuk mengumpulkan sejumlah barang bukti dan melakukan penyidikan.

Dalam penyidikan kasus itu, kepolisian telah memanggil staf Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI Abdul Latif, Ketua Panitia dari Gerakan Pemuda (GP) Anshor Safarudin, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak dan Ketua Panitia dari Pemuda Muhammadiyah Ahmad Fanani.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: