Forgot Password Register

Polisi Gagalkan Peredaran 41 Kg Sabu dan 44 Ribu Ekstasi Asal Malaysia

Polisi Gagalkan Peredaran 41 Kg Sabu dan 44 Ribu Ekstasi Asal Malaysia Dok Sabu-sabu (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Peredaran 41 kilogram sabu-sabu dan 44 ribu butir pil ekstasi berhasil digagalkan Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Riau. Barang haram tersebut rencananya akan dikirim dari Pekanbaru ke Jakarta. 

Kapolda Riau Irjen Pol Nandang mengatakan bahwa seluruh narkoba tersebut diungkap dari dua kasus berbeda, namun dia memastikan bahwa berasal dari negara yang sama, Malaysia.

"Narkoba ini sudah sangat demikian mengkhawatirkan," kata Nandang di Pekanbaru, Kamis (24/5/2018).

Baca juga: Jadi Pengedar Sabu, Pria Pengangguran Harus Puas Lebaran di Penjara

Nandang menjelaskan, pada pengungkapan pertama dilakukan di Jalan Lintas Timur KM 293, Selensen Tembilahan, tepatnya depan Mapolsek Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir pada 9 Mei 2018 lalu.

Dari pengungkapan itu, jajarannya menyita 29 kilogram sabu-sabu dari tangan seorang tersangka warga Batam, Kepulauan Riau berinisial SS (44).

Selain itu, polisi juga menyita 20.000 pil ekstasi bewarna hijau merek Omega serta satu unit mobil jenis Ertiga warna putih bernomor polisi D 1544 ACJ. Seluruh narkoba itu rencananya akan dikirim ke Jakarta melalui jalur darat.

"Kerjasama tim Ditnarkoba dan Polres gagalkan sabu dan ekstasi 29 kilogram yang dikemas dengan paket teh Cina dan 20.000 ekstasi," ujarnya.

Baca juga: BNN Tembak Mati Penyelundup 30 Kg Sabu-sabu

Selanjutnya, pada pengungkapan kedua polisi mengungkap 12 kilogram sabu-sabu dan 24.000 butir pil ekstasi bewarna merah dengan logo S. Narkoba itu disita dari tangan dua tersangka masing-masing berinisial HC (34) warga asal Pekanbaru dan MM (30). 

Pengungkapan kedua terjadi pada 14 Mei 2018, tepatnya di Jalan Lintas Maredan-Pekanbaru, Kecamatan Tenayan Raya.

Dari dua pengungkapan itu total barang bukti disita mencapai 41 kilogram sabu-sabu dan 44.000 butir ekstasi diperkirakan setara dengan Rp54,2 miliar.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More