Pantau Flash
Mabes TNI Bentuk Tim Bantuan Hukum untuk Kivlan Zen
Dua Tahun Korupsi, Pjs Dirut PD Pasar Bermartabat Bandung Jadi Tersangka
Pengungsi Masih Kekurangan Tenda Pasca Sepekan Gempa Halmahera Selatan
Plt Ketum PPP Temui Surya Paloh Bahas Kursi Ketua MPR
Ungkit Kemesraan dengan PDIP di Era SBY, Demokrat Inginkan Kursi Ketua MPR

Polisi Kejar Sosok Perekam Video Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi

Polisi Kejar Sosok Perekam Video Pria yang Ancam Penggal Kepala Jokowi Rilis Polda Metro Jaya kasus pria pengancam penggal Jokowi (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.com - Polisi hingga saat ini masih mencari sosok perekam video yang memperlihatkan HS (25) mengancam akan memenggal Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Wadir Krimum Polda Metro Jaya, AKBP Ade Ary mengatakan sosok perekam video itu masih dalam penelusuran hingga saat ini.

"Kita masih melakukan penelusuran (perekam)," ucap Ade di Polda Metro Jaya, Senin (13/5/2019).

Baca juga: Polisi Usut Kaitan Pria Pengancam Penggal Jokowi dengan Kelompok Poso

Sebelumnya beredar infomasi yang menyebut bahwa sosok perekam video itu seorang wanita berinisial A yang tinggal di wilayah Sukabumi, Jawa Barat. Namun polisi memastikan tak ada hubungan atau saling kenal antara sosok perekam dan HS.

"Tidak, tidak (tidak ada hubungan atau saling kenal antara HS dan perekam)," singkat Ade.

Sebelumnya diberitakan, HS terekam video yang viral di media sosial mengucapkan kalimat ancaman yang menyebut akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo pada saat melakukan aksi demo di depan Gedung Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jumat (10/5/2019).

Baca juga: Polisi Pastikan Perekam Video Pengancam Jokowi Bukan Guru di Sukabumi

Atas tindakannya itu, HS dilaporkan oleh Relawan pendukung Joko Widodo yang tergabung dalam organisasi Jokowi Mania. HS dikenakan pasal makar karena dianggap mengancam keamanan negara.

Akibat perbuatannya itu, HS dijerat pasal makar yakni Pasal 104 KUHP dan atau Pasal 110 KUHP, Pasal 336 dan Pasal 27 Ayat 4 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman seumur hidup.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: