Pantau Flash
Indonesia Masih Kalah dari Thailand dan Vietnam Soal Produksi Mobil Listrik
33 Orang Dieksekusi Cambuk di Aceh, Ada yang Dihukum 100 Kali karena Zina
Miliki Strategi Pengembangan SDM, Pupuk Indonesia Raih Penghargaan
Pencopotan Dirut Garuda Tak Pengaruhi Angkutan Natal dan Tahun Baru
Kalahkan Laos 4-0, Timnas U-22 Indonesia Lolos ke Semifinal

Polisi: Maksimal Butuh 4 Hari untuk Terbitkan Surat Tilang Elektronik

Polisi: Maksimal Butuh 4 Hari untuk Terbitkan Surat Tilang Elektronik Ilustrasi tilang elektronik (Foto: Antara)

Pantau.com - Polisi menyebut memerlukan waktu hingga maksimal empat hari untuk menerbitkan surat tilang bagi para pelanggar sebagai tindak lanjut sistem tilang elektronik.

"Dari proses perekaman pelanggaran di kamera, hingga terbit surat tilang sekitar tiga hingga empat hari," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusuf di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Baca juga: Menilik Keberhasilan Penerapan Tilang Elektronik di Jalanan Jakarta

Yusuf menjelaskan, surat tilang itu kemudian akan dikirimkan ke alamat yang tertera dalam Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) setelah sebelumnya surat konfirmasi dikirimkan terlebih dahulu beserta dokumen pelanggarannya.

"Jadi kami berikan surat konfirmasi, ada foto wajahnya, keterangannya hari apa, jam berapa yang terekam secara digital, sesuai alamat STNK kemudian mereka akan respon, kalau cocok langsung kami kirim surat tilang ke alamat tersebut," ujarnya.

Baca juga: Berkendara di Atas 40 Km/Jam, Siap-siap Kena Tilang Elektronik

Jika ternyata alamat di STNK berbeda dengan alamat asli, atau kendaraan tersebut telah berpindah tangan, Yusuf mengatakan masyarakat yang dikirim surat konfirmasi tersebut tinggal menanggapi hal itu.

"Itu 'kan ada konfirmasi dulu. Kalau salah tinggal tanggapi, suratnya balik. Kalau ada email 'kan enak, kalau ada nomor HP, tinggal kirim ulang," ucap Yusuf.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: