Pantau Flash
Indonesia Buka Kantor Konsul Kehormatan Pertama di St Christopher dan Navis
Kapten Persija Akui Perubahan Pelatih Pengaruhi Performa Tim
Ada UU Pangan, Pengusaha Tekstil Pertanyakan Kapan Kemunculan UU Sandang
Di Tengah Krisis Boeing, Airbus Malah Tingkatkan Kerja Sama di China
Lebanon Bebaskan Satu Orang yang Dituduh Ingin Ledakkan Bandara Sydney

Polisi Tangkap Pengunggah Pertama Ledakan di Parkir Timur Senayan

Polisi Tangkap Pengunggah Pertama Ledakan di Parkir Timur Senayan Ilustrasi penangkapan (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Polisi menangkap seorang terduga teroris bernama Riky Gustiadi alias Abu Riky di wilayah Kelurahan Bagan, Kecamatan Bangko, Riau, pada Kamis (14/3/2019).

Abu Riky diringkus karena menjadi orang pertama yang mengunggah video ledakan di Parkir Timur Senayan saat debat capres kedua, pada 17 Februari 2019.

"Abu Riky merupakan orang yang mengunggah video tempat kejadian perkara peledakan di Parkir Timur Senayan pada group channel khilafah," ucap Karo Penmas DivHumas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (14/3/2019). 

Baca juga: Kapolda Sumut Pimpin Pemusnahan Sisa Bom Sibolga

Selain berdasarkan video, kata Dedi, penangkapan itu juga lantaran Abu Riky merupakan orang yang telah mengunggah dan menyebarkan gambar yang berunsur propaganda. Gambar tersebut memperlihatkan kelompok ISIS yang tengah berada di Filipina. 

Bahkan, Abu Riky juga mengunggah ungkapan kebencian terhadap Densus 88 dan memposting gambar kelompok hacked Munashir Cyber yang kemudian disebarkan di dua grup dengan selisih waktu 5 menit. 

"Abu Riky juga memposting link channel lokasi Nashed Abu Dita dan Galeri Hawa yang merupakan laman telegram yang memberitakan kegiatan ISIS di Filipina," tegas Dedi.

Baca juga: Beberapa Rumah Rusak Parah Akibat Bom Bunuh Diri Sibolga

"Dia juga memposting laman web komunitas hacked by Munasir siber section, di mana lama web tersebut berisikan poster poster propaganda yang serupa dengan grup ash shaff Media," tambahnya.

Dari penangkapan itu, lanjut Dedi, pihaknya menyita beberapa barang bukti, di antaranya, delapan anak panah, busur panah, face target, satu unit laptop marek Asus, satu unit HP Lenovo, stunt gun, rompi, jaket tactical, charger laptop, dan buku rekening.

"Saat ini Abu Riky dibawa ke Mabes Polri Jakarta untuk diperiksa lebih lanjut," tandas Dedi.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: