Forgot Password Register

Polisikan Fahri Hamzah, PKS DKI Bantah Diintervensi Sohibul Iman

Ketua DPW PKS DKI Sakhir Purnomo bersama kuasa hukumnya Indra (Foto: Pantau.com / Sahat Amos Dio) Ketua DPW PKS DKI Sakhir Purnomo bersama kuasa hukumnya Indra (Foto: Pantau.com / Sahat Amos Dio)

Pantau.com - Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) DKI Jakarta membantah pelaporan terhadap Fahri Hamzah merupakan instruksi dari Presiden PKS Sohibul Iman.

"Laporan ini murni dari DPW PKS Jakarta dan dari hasil rapat internal  DPTW (Dewan Pimpinan Tingkat Wilayah), jadi ketika PKS DKI membaca berita ini muatan-muatan yang diduga fitnah itu tentu mereka membuat rumusan bahwa ini harus disikapi," ujar Indra, Kuasa Hukum Ketua DPW PKS DKI Jakarta di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (4/5/2018).

"Karena ini bukanlah kebenaran tetapi dugaan fitnah karena kalau tidak disikapi ini bisa dianggap sebagai sebuah pembenaran," kata Indra.

Baca juga: Diperiksa Polisi, Ketua DPW PKS: Kami Difitnah Fahri Hamzah

Indra menambahkan, jika pihaknya tidak menindaklanjuti pernyataan Fahri Hamzah tersebut, itu berarti PKS setuju dengan perkataan yang disampaikan oleh politisi asal Sumbawa tersebut.

"Sehingga orang bisa membuat kesimpulan, PKS memunculkan dan membenarakan kejahatan, PKS membenarkan bentuk-bentuk perilaku kriminal lainnya padahal tidak," paparnya.

"Kita tau di PKS partai Islam partai dakwah yang menjalankan aktivitas organisasinya dengan norma agama sesuai norma perundang-undangan, jadi ini sesuatu hal yang bertolak belakang dengan fakta, lagi-lagi ini adalah bentuk respons," sambungnya.

Baca juga: Soal Kasusnya dengan Sohibul, Fahri Hamzah Ancam Kader PKS untuk Tak Ikut Campur

Selain itu, laporannya tersebut juga sebagai pencegahan agar kader PKS yang merasa dirugikan atas pernyataan Fahri Hamzah, tidak menanggapinya dengan tindakan-tindakan yang melanggar aturan.

"Kalau tidak di respons akan muncul persepsi negatif untuk PKS. Yang kedua mengkanalisasi untuk struktur PKS wilayah DKI, bila tidak meresponnya dikhawatirkan akan ada sikap kader yang melakukan luapan kekecewaan," tutupnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More