Forgot Password Register

Politisi Partai Demokrat Menilai Pembatalan Kenaikan BBM Demi Menjaga Popularitas Jokowi

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari. (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi) Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari. (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat, Imelda Sari menyebut dibatalkannya kenaikan harga BBM oleh Presiden Joko Widodo karena aspek politis, mencegah turunnya elektabilitas menjelang Pilpres 2019.

Baca juga: Kubu Jokowi Nilai Pembatalan Kenaikan BBM Buat Kecewa Oposisi, Kenapa?

"Ya saya lihatnya mungkin karena mau hadapi pemilu, kalau alasannya itu, pemerintah dalam hal ini ragu-ragu bisa menggerus dari sisi popularitas," ujar Imelda di Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (13/10/2018).

Dibatalkannya keputusan kenaikan harga BBM, setelah satu jam diumumkan oleh Menteri ESDM Ignatius Jonan dianggap Imelda pemerintah bertindak gegabah.

"Menjadi catatan kami bahwa keputusan yang diambil tidak dengan matang tersebut kemudian kalau kita melihat keputusan tersebut secara gegabah atau terlalu cepat sehingga menurut saya keputusan itu yang kemudian kita lihat tidak tepat dalam hal ini," tuturnya.

Imelda mengatakan bahwa, pembatalan kenaikan harga BBM yang secara mendadak, salah satu faktornya merupakan pertimbangan menjelang Pemilu 2019.

Baca juga: Kata Prabowo Soal Batalnya Kenaikan Harga Premium

"Tapi fakta menunjukkan bahwa rupiah terhadap dolar saat ini sudah mencapai 15.200 dan asumsi APBN kita masih 14.500. dari sisi itu saja balancing kita akan kokoh. Yang kedua juga memang pertimbangan yang lain karena 2019 akan Pemilu," tukasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More