Forgot Password Register

Polri: Teror Surabaya adalah Balas Dendam Pengikut Aman Abdurrahman

Polri: Teror Surabaya adalah Balas Dendam Pengikut Aman Abdurrahman Kepala Divisi Humas Polri Irjend Setyo Wasisto (tengah) saat memberikan keterangan pers di Mabes Polri, Senin (14/5/2018). (Foto: Pantau.com/Ammad)

Pantau.com - Kepala Divisi Humas Polri, Irjend Setyo Wasisto mengatakan, pelaku ter bom di Surabaya pernah melakukan kunjungan ke Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok. 

Tiga pelaku bom bunuh diri tersebut antara lain, Dita Upriyanto, Anton dan Tri Murtiono. 

"Ya mereka pelaku pernah berkunjung ke Mako Brimob, Anton, Tri dan Upriyanto, " ujar Setyo ketika dikonfirmasi Pantau.com, Senin (14/5/2018).

Baca juga: Polisi Serahkan Kembali Satu Korban Tewas Bom Surabaya ke Keluarga

Lebih lanjut, Setyo menjelaskan, bom bunuh diri di Surabaya tersebut sebagai bentuk balas dendam karena pimpinan mereka Amman Abdurahman ditangkap kembali. 

"Jadi ini gerakan balas dendam, karena Aman Abdurahman ditangkap kembali karena keterlibatannya di Bom Thamrin," ujar Setyo. 

Amman sendiri adalah sosok pendiri JAD. Ia seorang pendakwah seputar isu tauhid dan jihad yang mengagumi tokoh ideologi jihad pendukung Al Qaidah, Abu Muhammad al-Maqdisi.

Dita Upriyanto sendiri yang tewas dalam ledakan bom bunuh diri di Surabaya merupakan Ketua JAD Surabaya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More