Forgot Password Register

PPP Minta Koalisi Keumatan Buktikan Kerja Politik Nyata di Parlemen

Politisi  PPP Arwani Thomafi (kiri) dan Ketum PPP Romahurmuziy (kanan) (Foto: Instagram / arwani.thomafi) Politisi PPP Arwani Thomafi (kiri) dan Ketum PPP Romahurmuziy (kanan) (Foto: Instagram / arwani.thomafi)

Pantau.com - Menanggapi koalisi keumatan yang digagas Habib Rizieq Shihab, Wakil Ketua Umum DPP PPP Arwani Thomafi mengatakan jika partainya tak akan berpaling dan tetap konsisten dalam mendukung Presiden Joko Widodo untuk dua periode masa jabatan.

Arwani mengatakan, pada prinsipnya setiap ikhtiar yang bertujuan untuk kemaslahatan banyak orang, partainya mempersilakan saja.

"Fraksi PPP sejak awal konsisten memperjuangkan politik legislasi dan politik anggaran yang berorientasi keumatan," kata Arwani di Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Menurutnya, energi koalisi keumatan untuk merespons politik saat ini, khususnya terkait dinamika di parlemen, PPP justru ingin mengajak teman-teman di koalisi ini untuk melakukan langkah nyata untuk kepentingan umat.

"Koalisi Keumatan ini alangkah baiknya melakukan langkah nyata dengan turut aktif memperjuangkan politik legislasi yang nyata-nyata memperjuangkan kemasalahatan umat," ujarnya.

Baca juga: PPP Gerah Poros Koalisi Gerindra Disebut Mewakili Umat

Dia mengatakan langkah nyata yang bisa dilakukan salah satunya penyelesaian Rancangan Undang-Undang (RUU) Larangan Minuman Beralkohol dan norma mengenai pemidanaan terhadap tindakan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) dalam Rancangan Kitab Hukum Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP).

Arwani mengatakan pembahasan RUU Larangan Minuman Beralkohol hingga saat ini tidak mengalami kemajuan berarti dan fraksi-fraksi yang masuk dalam koalisi keumatan harus dapat segera menuntaskan RUU tersebut.

"Fraksi-fraksi yang disebut masuk dalam koalisi keumatan, seperti Fraksi Gerindra, Fraksi PKS dan Fraksi PAN mestinya dapat bersama PPP untuk segera menuntaskan pembahasan RUU ini. Secara substansial, RUU ini memiliki dimensi keumatan yang nyata," kata Arwani yang merupakan Ketua Pansus RUU Larangan Minuman Beralkohol.

Menurut dia, jargon keumatan baiknya dikonkretkan dengan kerja politik nyata di parlemen mulai politik legislasi maupun politik anggaran yang berorientasi pada kemasalahatan umat.

Baca juga: Foto Amien, Prabowo, dan Rizieq Dihapus Instagram, PA 212: Cebong-cebong Khawatir

Share :
Komentar :

Terkait

Read More