Forgot Password Register

Headlines

Prabowo: Kekayaan Indonesia Hilang Rp3.000 Triliun Tiap Tahun

Prabowo: Kekayaan Indonesia Hilang Rp3.000 Triliun Tiap Tahun Capres Prabowo Subianto (Foto: Pantau.com/ Bagaskara Isdiansyah)

Pantau.com - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto membandingkan pemerintahan Jokowi dengan zaman Soekarno yang menurutnya begitu memperhatikan pertahanan Indonesia. Untuk itu ia menilai pemerintah harus melakukan penguatan pertahanan.

"Bukan kita mau sok jagoan, kita mau membela diri, kita butuh angkatan laut yang kuat untuk menjaga kekayaan yang hilang Rp3000 triliun tiap tahun," ucap Prabowo dalam acara Ngobrol Bersama 300 Jenderal & Para Intelektual di di Hotel Sari Pan Pacifik, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/2018).

Baca juga: Diharapan Para Jenderal, Prabowo Sebutkan Penyebab Pelemahan Rupiah

"Laut yang begitu luas, kapal kita berapa? Kapal kita banyak, solarnya juga enggak ada. Bagaimana kita mau kejar itu kapal-kapal. Kita perlu satelit, kita perlu helikopter. Luas kita adalah 28 negara eropa," sambungnya.

Lebih lanjut, ia pun menegaskan bahwa Indonesia harus bisa mempertahankan sumber daya kekayaan yang melimpah. Bila tidak bisa, bukan tidak mungkin Indonesia bisa terpecah belah.

"Jangan kita mengira ada bangsa lain yg mau kasihan sama kita. Bangsa lain ingin Indonesia pecah. Walaupun mereka enggak mengakui. Menurut saya negara kita dalam keadaan prihatin, harus berani ambil sikap. Kekayaaan kita harus kita rebut kembali," jelasnya.

Kemudian Prabowo juga menyinggung soal Indonesia yang seandainya berperang, hanya mampu bertempur selama tiga hari. Calon Presiden nomor urut 02 itu mengutip pernyataan pengakuan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu.

"Saya mau kutip ucapan menteri sendiri, rekan kita juga. Menhan sendiri mengatakan kalau terjadi perang di Indonesia, kita bisa perang hanya tiga hari," jelasnya.

Baca juga: Bedah Buku 'Paradoks Indonesia', Prabowo Prediksi Menteri Susi Kena Reshufle

Mantan Danjen Kopasus itu mengaku sangat khawatir Menhan Ryamizard bisa kena reshuffle atau ganti karena menyatakan hal tersebut. Prabowo pun berkelakar, ia mengaku heran lantaran banyak menteri yang berkata jujur akan tetapi malah di reshuffle.

"Nanti kena reshuffle juga beliau, orang kalau sampaikan yang bener di copot. Enggak engak. Memang teman kami kalau bicara apa adanya," celetuknya.
 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More