Forgot Password Register

Prabowo Minta Maaf Soal 'Tampang Boyolali', PDIP: Alhamdulillah

Prabowo Minta Maaf Soal 'Tampang Boyolali', PDIP: Alhamdulillah Prabowo Subianto (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Politisi PDI Perjuangan, Eva Kusuma Sundari mensyukuri permintaan maaf yang disampaikan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto terkait ucapannya soal 'Tampang Boyolali'. Permintaan maaf ini dinilai bisa menurunkan tensi politik yang sempat memanas.

"Alhamdulillah, semoga meredakan kegaduhan di darat dan udara dampak dari pidato kontroversial tersebut," kata Eva kepada Pantau.com, Rabu (7/11/2018).

Baca juga: Dampak 'Tampang Boyolali': Prabowo Dilaporkan ke Bawaslu

Eva menuturkan, segala sesuatu dalam masa tahun politik seperti ini dinilainya sangat sensitif. Apa yang terlontar, gerak-gerik yang dilakukan pasangan calon yang berkontestasi bisa disalahartikan oleh segelintir pihak.

"Jangan menyulut api dengan ucapan-ucapan yang sensitif terkait SARA bisa kebakar. Suasana jadi enggak kondusif untuk pesta demokrasi," ungkapnya.

Lebih lanjut, Eva berharap dengan adanya permintaan maaf ini bisa dijadikan pembelajaran dan bisa diambil hikmahnya. Untuk itu, dirinya mengajak kepada kedua kubu yang bertarung di Pilpres 2019 untuk sama-sama kembali untuk beradu gagasan.

"Mari fokus ke program-program dan gagasan untuk memajukan kesejahteraan saja. Biar adem dan mencerdaskan," tuturnya.

Baca juga: TKN Jokowi-Ma'ruf Nilai Permintaan Maaf Prabowo Tak Tulus Soal Pernyataan 'Tampang Boyolali'

"Semoga cukup menjadikan penuntut untuk tenang walau saya ragu yang melaporkan ke polisi akan mencabut laporannya. Artinya, permintaan maaf oke, tapi tampaknya proses hukum akan terus jalan," pungkasnya.

Sebelumnya Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto melakukan klarifikasi terkait ucapannya dalam video yang kini menjadi viral mengenai 'tampang Boyolali' saat peresmian Kantor Badan Pemenangan Prabowo-Sandi di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa, 30 Oktober 2018. Dalam video klarifikasi tersebut Prabowo menyampaikan permintaan maaf terkait pernyataannya.

Klarifikasi ini disampaikan Prabowo, di akun media sosial twitter milik koordinator juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjutak, Selasa, 6 November 2018.

"Saya kira itu mungkin berlebihan ya. Saya tidak ada niat sama sekali. Itu kan cara saya kalau bicara itu familiar dari istilah atau mungkin bahasa-bahasa sebagai seorang teman," ujar Prabowo dalam video.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More