Forgot Password Register

Prabowo: Saya Tidak Mau Anak Indonesia Jadi Kacung Bangsa Lain

Prabowo: Saya Tidak Mau Anak Indonesia Jadi Kacung Bangsa Lain Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku dirinya tak mau negera Indonesia kembali lagi dijajah oleh pihak asing. Mantan Danjen Kopassus itu tak mau melihat anak-anak Indonesia lahir sebagai 'jongos' alias kacung.

Hal itu diungkapkan Prabowo saat memberikan pembekalan kepada relawan Prabowo-Sandi di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Jumat (15/3/2019).

"Sodara dari kecil guru-guru saya angkatan 45 mengatakan daripada dijajah kembali lebih baik hancur lebur sodara. Pendahulu mengajarkan kita merdeka atau mati kita tidak menjadi kacung siapapun di dunia," ujar Prabowo di hadapan relawan.

Baca juga: Jika Terpilih, Prabowo Janji Kembalikan Tanah HGU di Kalimantan 

Bahkan menurutnya pendiri bangsa yakni Ir Soekarno tak mau bangsanya menjadi jongos. Jongos sendiri menurut Prabowo merupakan bahasa Belanda yang artinya adalah kacung.

"Kita bukan bangsa kacung bukan bangsa minta-minta, kita mau punya pemerintah bersih yang ga ada koruptornya kita tidak mau ada pemerintah yang tidak bisa jaga kekayaan kita. Kekayaan bangsa Indonesia harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.

Untuk itu, dirinya menegaskan kepada seluruh elemen masyarakat seperti tukang becak, tukang bakso, buruh hingga nelayan anak-anaknya harus lahir dan tumbuh dengan tidak menjadi jongos.

Baca juga: Kala Prabowo Sanjung Kinerja KPU dan Bawaslu 

"Anak-anak mu berhak sekolah yang baik, anak-anak mu berhak minum susu, berhak jadi doktor, perwira, hakim profesor tidak boleh anaknya orang miskin terus jadi miskin," tuturnya.

"Ini adalah jadi masalah masa depan anak-anak dan cucu-cucu kita. Kita jangan anak-anak kita tumbuh jadi manusia yang baik sehat gembira manusia yang pandai manusia yang hidup dengan layak kita tidak mau anak-anak kita jadi kacung bangsa lain. Yang mau mengabdi kepada bangsa lain silahkan kita tidak akan menjadi endel-endel bangsa lain," tandasnya.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More