Pantau Flash
Kantor DPP Golkar Dijaga Ketat Usai Diteror Bom Molotov
Persetujuan Perdagangan Inggris-AS Pasca Brexit Terancam
Pertamina Kebut 8 Proyek Pengurasan Minyak Tahap Lanjut
Kantor DPP Golkar Dilempari Molotov
Kerusuhan Fakfak: Polisi Buru Provokator dari Kelompok Masyarakat

Prabowo Subianto 'Sakit Gigi': Jangan Bikin Acara Tanggal 30 April!

Prabowo Subianto 'Sakit Gigi': Jangan Bikin Acara Tanggal 30 April! Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto (Foto: Pantau/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto dibuat repot oleh PKS dan kader Gerindra lantaran mengundang ke acara-acara yang tidak bisa ditolaknya.

Rupanya kerepotan Prowobo itu karena masalah sakit gigi yang dideritanya. Sakit gigi itu yang bikin Prabowo tidak bisa banyak berbicara dalam pidatonya.

"Saya ini sedang ada masalah dalam satu minggu ini, gara gara PKS, gara-gara Taufik (Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta). Saya ini sakit gigi, dokter gigi saya sudah wanti-wanti kapan Pak dicabut. Tapi, selalu ada acara," ujar Prabowo seraya tertawa saat meresmikan Sekretariat Bersama (Sekber) di The Kemuning, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (27/4/2018).

Baca juga: Petinggi PKS Tak Hadiri Peresmian Sekretariat Bersama Gerindra

Prabowo pun tegas mewanti-wanti para kader Gerindra, PAN dan PKS, kedepan untuk tidak mengadakan acara pada 30 April 2018 mendatang, karena ada jadwal cabut gigi dan harus ke dokter.

"Saya minta ya, PKS, Gerindra, PAN, jangan bikin acara tanggal 30. Dokter gue udah marah-marah ini. Tanggal 30 gigi saya sudah harus dicabut. Jadi saya nggak bisa pidato lama-lama. Nomor satu karena masalah gigi, nomer dua banyak sekali wartawan," tuturnya yang  mengundang gelak tawa para hadirin.

Baca juga: Pendirian Sekber Bersama, Jadi Bukti Solidnya Koalisi PKS-Gerindra

Prabowo bersama Waketum PAN Hanafi Rais dan Wasekjen PKS Abdul Hakim, baru saja meresmikan Sekber untuk melakukan dialog-dialog diskusi terkait koalisi Pilpres 2019 dikemudian hari.

Sayangnya, pimpinan PKS yang mendapat undangan khusus tidak dapat menghadiri pertemuan itu, dan hanya diwakilkan Wasekjennya saja. Berbeda dengan PAN yang meski tidak ada undangan khusus, namun didatangi oleh Waketumnya Hanafi Rais.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Tommy Adi Wibowo
Penulis
Tommy Adi Wibowo
Reporter
Dini Afrianti Efendi
Category
Nasional

Berita Terkait: