Pantau Flash
13 Aliran Kepercayaan Sesat Tumbuh di Bekasi
PSSI Tak Tahu Keberadaan Simon McMenemy saat Ini
DPR RI pada BI: Jangan Sampai Penggunaan Uang Digital Jadi Money Creation
Timnas U-22 Indonesia Ditahan Iran 1-1
Agus Rahardjo: OTT KPK adalah Bukti Tak Ada Sinergi antara Polri-Kejaksaan

Presiden Rouhani: Iran Akan Kembali seperti Dulu, Jika...

Presiden Rouhani: Iran Akan Kembali seperti Dulu, Jika... Presiden Iran Hassan Rouhani. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan, negaranya akan kembali ke kondisi masa lalu, hanya jika semua pihak mencapai kesepakatan menyangkut Rencana Aksi Menyeluruh Bersama (JCPOA) dan sanksi dicabut.

Iran menuntut agar negara itu dapat dengan mudah menjual minyaknya, menggunakan asetnya dan mengawasi hasil dari pencabutan sanksi, kata Presiden Rouhani dalam upacara yang membeberkan proyek pembangunan di Teheran.

Baca juga: Ini Dia DF-41, Peluru Kendali Antar Benua China dengan 10 Hulu Ledak Nuklir

Dunia mesti memahami bahwa bangsa besar Iran telah memilih perlawanan untuk membawa pihak lain ke meja perundingan, kata Rouhani. Presiden Iran itu mengatakan pada upacara tersebut bahwa Iran akan melakukan langkah keempat mengenai pengurangan komitmen pada JCPOA.

Presiden Rouhani mengatakan ada peluang dua-bulan untuk perundingan dengan pihak negara di dalam JCPOA.

"Perlawanan meletakkan dasar buat perundingan, dan perundingan memanfaatkan perlawanan; tak ada pertentangan antara keduanya.

"Di dalam JCPOA, jumlah simpanan uranium memiliki batas 300 kilogram. Berdasarkan itu, kami harus menjual kelebihannya. Pada langkah pertama, kami mencabut batas ini dan menyimpan apa saja yang kami perkaya."

Baca juga: Terkuak! Arab Saudi Titipkan Pesan untuk Presiden Iran Hassan Rouhani

"Di dalam JCPOA, kami berjanji untuk tidak melampaui pengayaan di atas 3,67 persen, tapi dalam langkah kedua, kami mengurangi komitmen kami berkaitan dengan batas pengayaan ini dan sekarang kami berkomitmen untuk memperkaya hanya pada tingkat ini," katanya.

"Pada langkah ketiga, kami melampaui kerangka kerja yang ditetapkan buat R&D, dan kami akan membuat setiap jenis ilmiah, produksi sentrifugal, dan jumlah serta rangkaian. Kami mengumumkan kepada P4+1 dan teman-teman kami bahwa kegiatan baru kami akan diawasi oleh Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), dan langkah ini tak bisa diubah seperti langkah terdahulu," kata Rouhani.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: