Pantau Flash
Indonesia Buka Kantor Konsul Kehormatan Pertama di St Christopher dan Navis
Kapten Persija Akui Perubahan Pelatih Pengaruhi Performa Tim
Ada UU Pangan, Pengusaha Tekstil Pertanyakan Kapan Kemunculan UU Sandang
Di Tengah Krisis Boeing, Airbus Malah Tingkatkan Kerja Sama di China
Lebanon Bebaskan Satu Orang yang Dituduh Ingin Ledakkan Bandara Sydney

Pria Berparang yang Berupaya Bakar BNI Dumai Terancam 5 Tahun Penjara

Pria Berparang yang Berupaya Bakar BNI Dumai Terancam 5 Tahun Penjara Margono (kiri) saat mendapat perawatan setelah ditangkap akibat mengancam untuk membakar kantor Bank BNI 46 di Kota Dumai, Riau. (Foto: Antara)

Pantau.com - Kepolisian Resort Dumai menyatakan pria berparang dan nekad merusak serta berupaya membakar kantor BNI Cabang Kota Dumai, Provinsi Riau, terancam pasal berlapis dengan hukuman lima tahun penjara.

"Dia terancam tindak pidana pasal pengrusakan, pengancaman dan satu lagi undang-undang darurat, karena bawa senjata tajam. Ancaman lima tahun penjara," kata Kapolres Dumai, AKBP Restika Nainggolan dihubungi Antara dari Pekanbaru, Selasa (12/3/2019).

Margono (44), pria berparang dan pembawa jeriken berisi bensin membabi buta menyerang kantor BNI yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Dumai, Senin pagi, 11 Maret 2019.

Pria yang kesehariannya berjualan minuman tradisional bandrek itu lalu merusak komputer, dokumen bank, dan berusaha membakar kantor BNI. Aksi Margono berakhir setelah polisi memuntahkan timah panas ke kaki kirinya. Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas karena tersangka berusaha melawan aparat.

Baca juga: Video Mencekam! Detik-detik Polisi Kepung Perampok Bank BNI di Dumai

Setelah dirawat di RSUD setempat, polisi menggelandang pria itu ke Mapores Dumai untuk pemeriksaan. Restika mengatakan polisi akan segera melakukan gelar perkara terkait kasus unik yang saat ini ditangani jajarannya. Namun, dia memastikan pihaknya terlebih dahulu melakukan pemeriksaan kejiwaan tersangka dengan melibatkan dokter ahli.

Restika mengatakan Margono cukup kooperatif selama pemeriksaan. Namun, Restika belum dapat menyimpulkan motivasi tersangka melakukan aksi itu.

"Kooperatif sampai sekarang. Masih dalam penyidikan, motivasinya apa. Kenapa (menyerang dan merusak) BNI. Kita masih fokus ke sana," jelasnya.

Baca juga: Sebelum Ditangkap, Perampok BNI Dumai Pecahkan Kaca dan Ancam Nasabah

Aksi Margono alias Gono merusak kantor cabang BNI terekam kamera warga yang berada di sekitar lokasi kejadian. Video amatir itu pun viral dan cepat menyebar melalui media sosial. Informasi awal menyebutkan bahwa pria itu melakukan aksi perampokan karena menyatroni kantor BNI dengan menggunakan senjata tajam.

Namun, polisi membantah. Restika memastikan bahwa aksi tersebut bukanlah perampokan. Selain itu, Restika juga membantah isu lainnya yang menyebut Margono terjerat hutang korban dari kejaran "debt collector" sehingga melakukan aksi di luar nalar sehat tersebut.

"Debt collector dari mana? Tidak benar isu-isu tersebut," ujarnya.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi
Category
Nasional