Pantau Flash
Boeing Klaim 737 MAX Kembali Layani Penerbangan Komersil Januari Mendatang
PAN: Kami Dukung Amandemen Terbatas UUD
Dovizioso Akui Berat Rebut Gelar Juara Tim MotoGP 2019
DPD RI Sebut Pilkada Bisa Kembali Dipilih oleh DPRD
127.462 Hektar Lahan di Kalimantan Hangus Terbakar Akibat Karhutla

Pria Ini Acungkan Pisau ke Turis Asing di Bali, Kedua Kali dalam 6 Bulan

Pria Ini Acungkan Pisau ke Turis Asing di Bali, Kedua Kali dalam 6 Bulan Barang bukti psitol yang diacungkan pria kepada turis asing di Bali (Foto: Antara)

Pantau.com - Seorang pria asal Medan yang belum diketahui identitasnya, diamankan pihak pecalang Desa Adat Kuta, Satgas Pantai, Satpol PP dan instansi lainnya karena mengacung-acungkan pisau dengan mengarah ke turis asing yang sedang berada di Pantai Kuta.

"Tadi saya ditelpon oleh salah satu pedagang di pantai Kuta kalau ada orang diduga gangguan jiwa atau gila yang membawa pisau dengan mengacung-acungkan ke arah turis asing diantara wisatawan," kata Bendesa Adat Kuta, I Wayan Wasista, dikonfirmasi wartawan, Senin (16/9/2019).

Baca Juga: Kesal Kerap Ditagih Utang Jadi Motif Pemuda Nekat Bakar Nenek di Garut

Dari laporan itu, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian yang bertempat area Pantai Kuta tersebut.

"Saat pengambilan pisau dia ini lari ke laut mau mengambil selancar jadi dia ke tengah laut, akhirnya dari laut ke daratan, dengan meminta bantuan dari petugas, setelah itu kita ajak ke Polsek Kuta dan sudah diamankan," jelasnya.

Menurutnya, kejadian ini pernah terjadi sekitar enam bulan yang lalu, dan sempat dibawa ke rumah sakit jiwa Bangli. Saat ini pihaknya akan menelusuri data atau identitas lengkap dari pria asal Medan ini yang diketahui berada di Bali bersama kakaknya.

"Pernah 6 bulan lalu diamankan, dan diajak ke RSJ Bangli, nggak tahu lagi pertimbangan nya gimana, sudah sembuh atau gimana lagi dan sering nongkrong dipantai karena kakaknya jualan di pantai, jadi ditelusuri lagi apakah mereka punya pihak yang menampung," ucapnya.

Wayan Wasista menerangkan bahwa pria yang mengacungkan senjata tajam berupa pisau bersama kakaknya ikut diamankan ke Polsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Kata kakaknya, memang punya adik dengan gangguan jiwa, nanti setelah didata apakah harus dipulangkan ke daerah asalnya, karena kalau dibiarkan, nantinya lebih berat lagi akan berhadapan dengan desa apalagi ini tempat wisata, dan kalau sampai ada darah di pantai kan banyak prosesnya lagi, melangsungkan upakaranya lagi," katanya.

Ia mengatakan, saat senjata tajam ini diacung-acungkan ke arah turis asing, menimbulkan ketakutan di kalangan tamu atau wisatawan yang menjadi sasaran itu.

Baca Juga: Pemuda yang Bakar Nenek di Garut Ngaku Kesal Ditagih Utang Rp15 Ribu

Sementara di sisi lain, Kanitreskrim Polsek Kuta, Iptu I Putu Ika Prabawa mengatakan dari kejadian ini selanjutnya akan dilakukan pendalaman lebih lanjut.

"Untuk kasus ini masih didalami lebih lanjut oleh petugas," tandasnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: