Forgot Password Register

Headlines

Proyek Tol Manado Ambruk, Menteri PUPR Akui Konstruksinya Tidak Layak

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Antara/Wahyu Putro A) Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (Foto: Antara/Wahyu Putro A)

Pantau.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan proyek pembangunan tol Manado-Bitung di Tumaluntung, Minahasa Utara yang ambruk sebagai konstruksi yang tidak layak.

Basuki juga akan mengevaluasi pihak kontraktor setelah mendapat temuan dari tim ahlinya. "Sebetulnya itu bukan kontruksi layak," ujar Basuki di Kementerian PUPR, Kebayoran, Jakarta Selatan, Rabu (18/4/2018)

Baca juga: Tangani Ambruknya Jembatan Tuban, Kementerian PUPR Terjunkan Tim Ahli

Menteri yang jago menggebuk drum itu menambahkan, hingga kini proyek yang menewaskan dua pekerja itu belum dapat diselidiki pihaknya, karena masih menunggu penyelidikan dari kepolisian.

"Itu (proyek) yang kami belum dapat informasi, kemarin tim keselamatan konstruksi ke sana, tapi belum bisa masuk karena masih di garis polisi," kata Basuki.

Baca juga: Pantau Foto: Ngeri, 2 Orang Diduga Tewas Akibat Jembatan Ambruk di Tuban

Namun meski begitu, Basuki mengaku akan terus memantau proyek yang baru saja dicabut dari moratoriumnya itu. "Baru hari ini mudah-mudahan bisa di evaluasi," ujarnya.

Lanjut Basuki, pihaknya juga akan tegas memberikan sanksi kepada penyelenggara proyek tol di Desa Tumaluntung, Minahasa Utara, Sulawesi Utara itu, yang dalam hal ini dilaksanakan oleh salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Wijaya Karya (WIKA).

"Iya (akan diberi sanksi) pasti nanti kita lihat rekomendasinya dari polisi dan komite terkait, apalagi ada korban," ujarnya. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More