Forgot Password Register

PSI Optimis Bakal Tarik Suara Generasi Millennnial di Pemilu 2019

PSI saat bersama Presiden Jokowi (Foto: Instagram / gracenat) PSI saat bersama Presiden Jokowi (Foto: Instagram / gracenat)

Pantau.com - Sebagai peserta baru dalam Pemilu 2019, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengaku optimis akan mampu bersaing dengan partai yang lebih senior. 

Sekjen PSI, Raja Juli Antoni, mengaku optimistis elektabilitas partainya akan terus beranjak naik dibandingkan sebelumnya.

"Kami optimistis elektabilitas PSI akan terus naik. Masih ada waktu setahun untuk berjuang bergandengan tangan, dan berpeluh-peluh bekerja. Bismillah. Tuhan bersama anak muda yang berani dan jujur," kata Antoni, dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat (20/4/2018).

Ia mengatakan, partainya mengamati dengan seksama hasil survei yang dikeluarkan berbagai lembaga di tanah air akhir-akhir ini. Sebagai partai modern, PSI sangat percaya dengan ilmu pengetahuan berlandaskan metode ilmiah yang ketat.

Hasil survei lembaga-lembaga tersebut sangat variatif, menempatkan persentase elektabilitas PSI dan partai-partai lain secara berbeda, tapi nampaknya masih dalam rentang margin error.

Ia mengatakan, hasil survei Poltracking menyebut elektabilitas PSI sudah 1,1 persen. Padahal, kata dia, partainya sendiri baru mengandalkan kampanye di media sosial.

"Terpaut 1 persen dari Perindo yang iklannya sudah berseliweran sejak 2-3 tahun lalu," ujar pria yang biasa disapa Toni ini.

Baca juga: Survei Cyrus Network: PSI Menjadi Partai Baru yang Tidak Layak Pilih

Selain itu, jika dibandingkan dengan dua partai lama, Hanura dan PPP, elektabilitas PSI hanya terpaut 1 persen lebih saja. Bahkan menurut Toni, elektabilitas PSI sudah melewati partai lama, PBB dan PKPI.

"Tentu saja mereka juga telah melewati partai baru lain, Partai Berkarya dan Partai Garuda," katanya.

Lembaga survei lain, seperti Cyrus Network (CN) yang menempatkan elektabilitas PSI diangka 0,3 persen. Bila dibaca lebih detail, ada temuan menarik CN yang patut disyukuri PSI.

PSI, menurut CN, menempati posisi kelima partai yang dianggap publik siap untuk mendekati anak muda atau kaum milenial yaitu di angka 3,9 persen.

"PSI hanya kalah oleh empat partai yaitu PDIP 23,3 persen, Perindo 9,4 persen, Gerindra 8,2 persen dan Golkar 5,7 persen. Alhamdulillah kami dianggap siap mendekati anak muda yakni konstituen utama PSI, dibandingkan PKB, PKS, Demokrat, Nasdem, PAN, PPP dan Hanura," ujarnya.

Toni menegaskan, PSI dibangun dengan formula Parpol generasi 4.0 sejalan dengan teknologi yang memasuki generasi 4.0. Ini memang jalan yang diinginkan PSI, bangsa ini butuh melakukan "upgrade" bukan hanya teknologi tapi juga partai politiknya.

"Jika tidak 'diupgrade', parpol jadi tidak kompatibel dengan gerak zaman. Yang mesti diupgrade: platform komunikasi, struktur, program kerja, budaya organisasi, juga orang-orangnya. Jika tidak, partai politik justru menjadi faktor penghambat kemajuan. Teknologi sudah 4.0, parpolnya masih 2.0," tutur Toni.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More