Pantau Flash
Gunung Merapi Keluarkan Awan Panas Setinggi 3.000 Meter
Wanita Dalam Video Ancaman 'Penggal Kepala Jokowi' Divonis Bebas
Said Aqil kepada Polisi: Kita Selama Ini Terlalu Ramah pada Teroris
Bintang K-Pop Sully eks 'f(x)' Ditemukan Meninggal di Apartemennya
Awas! Pria Gemuk Dua Kali Lebih Berisiko Terkena Kanker Payudara

Puluhan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan Kembali di China!

Headline
Puluhan Jejak Kaki Dinosaurus Ditemukan Kembali di China! Ilustrasi fosil dinosaurus (Foto: Antara)

Pantau.com - Bekas jejak kaki diduga sekelompok dinosaurus yang telah berusia 100 juta tahun ditemukan kembali di Provinsi Zhejiang, wilayah timur China.

Tampak lebih dari 20 jejak kaki yang panjangnya 22,7 centimeter hingga 82 centimeter telah ditemukan di salah satu desa di Kota Lanxi, Provinsi Zhejiang, demikian Prof Xing Lida dari China University of Geosciences di Beijing, Selasa 8 Oktober 2019.

Baca Juga: Begini Fosil Dinosaurus Leher Panjang Sauropoda yang Ditemukan di Perancis

Para pakar paleontologi memperkirakan panjang badan fosil tersebut mencapai 3,8 meter hingga 14 meter.

Usia jejak kaki tersebut diperkirakan 100 juta tahun hingga periode kapur (Cretaceous Period) yang diindikasikan oleh banyaknya jumlah sauropoda, spesies dinosaurus berkepala kecil dengan leher dan ekor panjang, di lokasi penemuan yang pada zamannya itu banyak air dan tumbuhan.

Para pakar berpendapat bahwa di tempat itu dinosaurus karnivora hidup bersama dinosaurus herbivora. Kendati begitu, tidak ada bukti yang mengarah bahwa memang dinosaurus karnivora dan herbivora hidup disana, demikian media resmi China mengomentari interpretasi para paleontolog itu.

Xing bersama dengan Prof Martin Lockley dari University of Colorado sedang melakukan penelitian lebih lanjut.

Saat ini para paleontolog bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Zhejiang berupaya memberikan perlindungan yang terbaik terhadap jejak kaki yang sangat langka itu.

Penemuan dinosaurus bukanlah hal baru di China. Kota Zigong, Provinsi Sichuan, menjadi salah satu endemik binatang purba berukuran raksasa sejak dulu kala.

Kota kaya garam itu memiliki museum yang khusus menyimpan beraneka ragam fosil spesies dinosaurus. "Cuaca yang stabil menjadikan Zigong sebagai tempat yang cocok dihuni dinosaurus," kata Deputi Direktur Museum Dinosaurus Zigong, Zhang Zhengquan, kepada Antara di Zigong akhir 2017.

Menurutnya, Zigong pada masa lampau merupakan lautan yang tertimbun material vulkanik setelah ditemukan juga kerangka beberapa spesies dinosaurus yang hidup di air.

Baca Juga: Dinosaurus Menyerupai Kelelawar Ditemukan di China, Begini Bentuknya

"Sampai saat ini penelitian masih terus berlangsung. Masih ada 200 spesies lagi yang masih dilakukan penggalian dan penelitian oleh para arkeolog," tandasnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Bagaskara Isdiansyah
Category
Internasional